Bulan Puasa, Murid-murid Tetap Dapat Menu MBG

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Selama bulan puasa, murid-murid tetap dapat menu MBG dari Dapur Mambaul Ulum Tangsel Wetan, namun menunya kering, karena seluruh murid-murid sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.
Salah satunya, SD Negeri Traktakan 1. Menurut Kepala Sekolah Mujina, 68 muridnya tetap dapat menu MBG walaupun bulan puasa, tapi bentuknya menu kering. Karena murid-muridnya sedang menjalankan ibadah puasa.
“Jumlah murid Kelas 1, 2, 3, masing-masing 10 murid, Kelas 4 12 orang, serta kelas 5 dan 6, masing-masing 13, total 68 murid. Mereka semua mendapat menu MBG kering,” kata Mujina di ruang kerjanya.
Dalam pembagian menu MBG ada dua kategori, kelas rendah dari kelas 1 hingga 3 dan kelas tinggi dari kelas 4 sampai kelas 5. Kelas rendah menunya berupa roti, kacang kapri, buah pir, dan telur, sedangkan kelas tinggi ada tambahan pizza dan jeruk mandarin
Puluhan muridnya diasuh oleh 12 guru, terdiri dari 5 berstatus ASN, 4 statusnya P3K Penuh Waktu dan 3 guru P3K Paruh Waktu. Selama bulan puasa, jam pelajaran dimulai pukul 07.30 WIB dan pulang jam 11.00.
Satu Jam pelajaran yang biasanya berdurasi 35 menit dikurangi 10 menit menjadi 25 menit. Sesuai keputusan Korwil Wonosari, pada tanggal 26, 27, dan 28 Pebruari 2026 akan digelar Pesantren Romadhan (Pesrom).
“Menu MBG sangat besar manfaatnya. Husus pada bulan puasa ini, murid-muridnya mendapat tambahan gizi saat berbuka. Diharapkan, tambahan menu bergizi ini dapat menambah kecerdasan murid-muridnya,” kata Mujina
Di tempat yang sama, Aslap Dapur Mambaul Ulum, Mohammad Prasetyo mengatakan, selama bulan puasa menu MBG diganti dengan jenis makanan kering. “Selama bulan puasa, menu MBG diganti keringan,” jelasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



