DaerahRagam

Buntut Kisruh Kepemimpinan LVRI Kota Parepare, Ruang Kerja Plt. Dipalang

BeritaNasional.ID, Parepare – Mestinya peringatan Hari Pahlawan 10 November disambut gembira, justru terjadi sebaliknya di Legiun Veteran RI Parepare. Pintu ruangan Plt. Ketua Veteran Parepare dipalang dengan balok dan papan, Sabtu (9/11).

Sejumlah aparat kepolisian Parepare mendatangi kantor itu berdasarkan Plt. Ketua Veteran Parepare, Piter Pasande. Memang terlihat bahwa pintu ruangan plt. ketua dipasangi beberapa balok dan papan sehingga tak bisa terbuka.

Andi Rahmat, Sekretaris KesbangPol Kota Parepare

Ini diduga buntut dari kisruh kepemimpinan ketua LVRI Parepare, berakibat pintu ruang kerja ruang kerja Plt. Ketua Legiun Veteran RI (LVRI) kota Parepare di palang oleh oknum yang tidak diketahui pelakunya.

Diduga pemalangan itu buntut dari kemelut.kepengurusan Ketua LVRI Parepare. Di disinyalir Ketua LVRI yang dinonaktifkan tidak terima penunjukan Piter Pasande selaku Pelaksana tugas Ketua LVRI Kota Parepare yang telah mendapatkan mandat dari Ketua LVRI Provinsi Sulsel.

Kata Piter Pasande saat dikonfirmasi BeritaNasional, kejadian ini sudah kedua kalinya.

Info yang dikumpulkan menyebutkan, Hal ini karena adanya dua kubu di legiun veteran Parepare dan sama-sama mengklaim mempunyai hak dalam kepengurusan veteran Parepare.

Kubu Piter Pasande mengaku memiliki mandat dan ditunjuk sebagai plt. ketua. Sementara kubu H. Abd. Majid sebagai ketua lama masih berhak karena merasa belum diberhentikan.

Akibatnya kantor veteran itu jadi perebutan kekuasaan sehingga menimbulkan kepusingan bagi aparat setempat, baik pihak kepolisian maupun pihak pemerintah daerah sebab mereka saling mengklaim.

Pemasangan palang di pintu plt. ketua itu adalah buntut dari adanya acara peringatan Hari Pahlawan pada 10 Nopember 2019. Ternyata surat undangan upacara hari Pahlawan itu dipegang Piter Pasande karena undangan itu memang ditujukan kepada plt. ketua. Bahkan bingkisan yang diserahkan kepada para pahlawan dan keluarga juga dipegang Piter Pasande.

“Saya yang menerima undangan itu dan bingkisan itu juga saya sudah terima dinas sosial”, kata mantan Brimob itu, sembari mengaku kesulitan menyerahkan bingkisan sebab sampai sekarang pintu gerbang kantor digembok dan kuncinya dipegang kubu H. Abd. Majid.

Sekretaris KesbangPol Kota Parepare, Andi Rahmat, dikonfirmasi, menyesalkan adanya Kemalangan tersebut. Menurutnya kejadian itu dari kekisruan kepemimpinan dimana salah satu kubu mengklaim berhak sebagai ketua LVRI kota Parepare.

Andi Rahmat mengatakan, pihaknya sudah1 berulangkali melakukan mediasi, agar.kedua1 kubu tersebut masing masing menahan diri sampai dilangsungkan Muscab awal tahun 2020. (Bang Soel)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close