Daerah

Bupati Pandeglang Kunker Ke Banyuwangi Untuk Belajar Pengelolaan Pariwisata

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Terinspirasi progres pariwisata Banyuwangi yang mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakatnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Propinsi Banten melakukan study banding di kota yang berjuluk sunrise of java ini selama tiga hari, 6-8 September 2017. 

Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita, datang bersama asistennya, para kepala SKPD, dan beberapa pejabat teras lainnya sebanyak kurang lebih 30 orang. Secara khusus, kedatangannya di Bumi Blambangan untuk belajar pengelolaan pariwisata, kebersihan dan cara mendongkrak perekonomian rakyat serta berbagai hal lainnya.

Wartawan media ini yang beruntung bisa bertemu dan melakukan wawancara langsung dengan Bupati yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI itu, mendapat pengakuan bahwa Bupati Irna Narulita merasa nyaman dan kerasan serta senang berada di Banyuwangi. 

“Saya merasa senang dan nyaman bersama rombongan di kota gandrung ini. Kita juga sudah berkunjung ke Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi dan menjajal berbagai layanan melalui fasilitas touch screenyang disediakan,” tuturnya.

Kata Irna Narulita, kemajuan Banyuwangi yang sangat cepat dalam lima tahun terakhir ini menjadi alasan dirinya untuk datang ke Banyuwangi. Bagi dia, percepatan-percepatan yang dilakukan Banyuwangi ini tentulah tidak terlepas dari leader dan kekompakan birokrasinya. Karena itu, dia jauh-jauh dari Pandeglang ingin mengetahui secara pasti kebijakan-kebijakan yang dilakukan Banyuwangi hingga bisa menjadi seperti ini.

“Wabil khusus, dalam kebijakan investasi pariwisata. Karena secara geografis potensi pariwisata Banyuwangi dengan Pandeglang hampir sama. Makanya kami ingin sharing bagaimana mengembangkan pariwisatanya,” ujarnya.

Irna juga mengungkapkan ketertarikannya bagaimana PNS bisa diajak terlibat sepenuhnya dalam pengembangan pariwisata. 

“Kita terkesan banget dengan driver Pemkab Banyuwangi yang paham dengan kondisi wisata Banyuwangi, yang menjelaskan segala sesuatu dengan ramah dan detail. Ini sangat menarik sekali, dan jadi bagian dari kesan pertama bagi orang yang datang ke Banyuwangi,” akunya.  

Rombongan dari Pandeglang ini juga ingin tahu cara membuat event yang mampu mendatangkan wisatawan ke Banyuwangi. 

“Di Banyuwangi ini banyak sekali festival ya. Dan semua ini dikerjakan sendiri oleh PNS-nya. Ini yang ingin kita ketahui,” lontarnya.  

Bahkan Irna Narulita juga sudah menikmati kuliner di Desa Kemiren dan melihat langsung Desa Smart Kampung di Tamansari, Licin.

“Kemarin kita sudah ke Bangsring Under Water (Bunder) rumah apung, juga di Grand Watu Dodol (GWD). Bagus sekali alam Banyuwangi, kita ingin adopsi karena kultur daerah kita juga hampir sama,” ungkap istri Achmad Dimyati Natakusumah, yang juga mantan Bupati Pandeglang dua periode ini.

Perbincangan dengan media ini pun berlangsung dengan santai dan penuh kekeluargaan seolah sudah kenal lama saja. Bahkan disela Bupati cantik ini menyantap rujak soto, masakan khas Banyuwangi, wartawan media ini tanpa terkendala protokoler juga bebas melakukan wawancara. 

“Rujak sotonya enak,  Banyuwangi hebat memang bukan isapan jempol belaka. Terimakasih warga masyarakat Banyuwangi yang ramah-ramah, juga teman-teman wartawan yang langsung update beritanya seketika,” ucap Irna Narulita.

Yang juga membuat senang Bupati wanita ini, kedatangannya ke Banyuwangi sekaligus sambil reunian dengan Bupati Abdullah Azwar Anas yang merupakan rekan sejawatnya saat sama-sama menjadi anggota DPR RI di Jakarta.

“Pastilah, saya dengan Pak Anas adalah teman lama. Karena dulu sama-sama di senayan sebagai anggota DPR RI mas,” urai Irna Narulita yang Jumat siang (8/9/17) itu langsung berpamitan untuk pulang ke Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB naik pesawat Garuda. (mh.said)

Caption : Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat menikmati rujak soto diwarung Bu Wati di Pasar Induk Banyuwangi Kota

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close