Kabid Jalan dan Jembatan Tasikmalaya Mendadak Mundur, Lalu Minta Berita Dihapus

Beritanasional.id – Tasikmalaya,- Drama birokrasi mencuat di Kabupaten Tasikmalaya setelah Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup (DPUTRLH), H. Deni Mulyadi, ST., mendadak mengundurkan diri dari jabatannya. Ironisnya, setelah kabar tersebut viral di sejumlah portal media nasional, Deni justru meminta agar pemberitaan mengenai dirinya diturunkan.
Deni, yang baru dilantik pada September 2025 menggantikan Romi Gandara, ST., mengaku telah mengajukan surat pengunduran diri sejak 10 Desember 2025. “Memang benar Pak, saya mengundurkan diri sejak tanggal 10 Desember secara tertulis. Saya tidak mampu melaksanakan tugas, namun belum ada tanggapan dari Bupati,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (13/12/2025).
Langkah mengejutkan ini menimbulkan tanda tanya besar. Posisi Kabid Jalan dan Jembatan bukan jabatan sembarangan: ia mengurusi proyek infrastruktur vital yang menyangkut kepentingan publik. Mundurnya pejabat baru seumur jagung jelas menimbulkan spekulasi adanya tekanan serius di balik keputusan tersebut.
Namun, sehari setelah berita pengunduran dirinya ramai diberitakan, Deni justru mengirim pesan kepada tim beritanasional.id agar berita itu dihapus. “Assalamualaikum, bapak maaf beritanya hoyong (ingin) di take down, soalnya belum ada kepastian dan belum fix dan saya masih melaksanakan tugas-tugas,” tulisnya, Minggu (14/12/2025).
Permintaan tak biasa ini menimbulkan pertanyaan lebih tajam: mengapa seorang pejabat yang sudah mengaku mundur secara tertulis kemudian berusaha menyampaikan media agar menghapus berita? Apakah ada tarik-menarik kepentingan di balik jabatan strategis tersebut, atau sekadar kebingungan internal birokrasi?
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Tasikmalaya terkait surat pengunduran diri tersebut. Publik menunggu kejelasan sikap pemerintah daerah, sekaligus jawaban atas dugaan adanya tekanan yang membuat pejabat baru seumur jagung memilih angkat tangan.
Laporan: Chandra F Simatupang.



