DaerahHeadlineOpiniSidrapSulawesi SelatanTMMD

Kalempang, Desa ‘Mati’ Yang Tersulap TNI Jadi Kilauan Emas Kehidupan

Bukti Nyata Pengabdian Satgas TMMD ke-118 Yang Digagas Kodim 1420/Sidrap

Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mengalami transformasi luar biasa berkat Tim Satgas TMMD ke-118 Kodim 1420/Sidrap. Boleh dikata, Kalempang ini dulunya desa ‘mati’, kini sudah berubah drastis bak ‘kilauan emas’ bagi kehidupan warga.

Penulis: Edy Basri
Kalempang, Sidrap, Sulawesi Selatan 

Di TENGAH kicauan burung dan gemericik air sungai yang mengalir di Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, sebuah perubahan besar tengah terjadi. TMMD ke-118 Kodim 1420/Sidrap telah membawa angin segar bagi desa ini, mengubahnya menjadi desa yang penuh semangat dan harapan.

Sebagai seseorang yang selalu tertarik dengan kisah-kisah keberhasilan, saya penasaran untuk menyaksikan sendiri perubahan yang telah dibawa oleh TMMD ke-118 ini. Dan, bak Dahlan Iskan, seorang jurnalis kondang yang selalu mengejar cerita-cerita inspiratif, saya pun memutuskan untuk mengunjungi Desa Kalempang.

Perjalanan saya mulai dari Pangkajene, ibu kota Sidrap menuju ke lokasi TMMD ke-118 dengan menunggangi sepeda motor trail milik Kodim 1420/Sidrap. Sepeda motor ini saya pinjam pakai dari Dandim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE., M. I. Pol, SE., M.I.Pol yang juga selaku Dan Satgas TMMD ke-118 di Desa Kalempang.

Kurang lebih 50 menit saya menempuhnya. Kebetulan, tidak ada antrean seperti di kota-kota besar. Setelah menikmati perjalanan melewati akses jalan mulus, saya akhirnya berhasil tiba di ibu kota kecamatan.

Warga disana menyebut Kecamatan Pitu Riawa. Tapi, perjalanan saya belum finish. Saya masih harus melanjutkan menuju ke Desa Kalempang, kata warga jaraknya sekira 69 kilometer lagi, dengan waktu tempuh kurang lebih 2-3 jam berkendara.

Tim Satgas TMMD ke-118 berkolaborsi merakit bronjong (Foto: Edybasri/BeritaNasional.ID)

Di bawah kepemimpinan Dan Satgas TMMD, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE., M. I. Pol, SE., M.I.Pol, rupanya desa ini telah mengalami transformasi yang luar biasa. Sangat kontras dengan cerita-cerita rekan saya yang pernah kesana sebelum kegiatan TMMD dilakukan. Jalan-jalan baru telah mulai dibangun, menghubungkan wilayah yang sebelumnya terisolasi dan memudahkan akses transportasi bagi warga desa.

Sepertinya, desa ini, kini penuh dengan secercah semangat dan harapan, dengan jalan-jalan baru, akses pendidikan yang lebih baik, dan semangat gotong royong yang menginspirasi. Warga Desa Kalempang berbagi cerita tentang bagaimana program ini telah mengubah hidup mereka, dan mereka optimis tentang masa depan yang lebih cerah.

Saat berjalan-jalan di desa ini, saya bertemu dengan beberapa warga yang dengan antusias berbagi cerita tentang bagaimana TMMD ke-118 telah mengubah hidup mereka. Salah seorang warga, Pak Udin, mengatakan, “Sejak TMMD datang, desa kami menjadi lebih hidup. Kami merasa lebih dekat dengan desa-desa tetangga, dan kami bisa lebih mudah menjual hasil pertanian kami,” pengakuan Pak Udin.

Seorang ibu rumah tangga, warga disana memanggilnya Bu Siti, juga tak kalah semangatnya, “Anak-anak kami sekarang bisa bersekolah dengan lebih mudah, berkat jalan-jalan baru yang dibangun oleh TMMD. Kami sangat berterima kasih kepada Letkol Inf Andika dan timnya.”

Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, yang telah berhasil memimpin Satgas TMMD dalam mengubah wajah Desa Kalempang, menyampaikan kebahagiaannya melihat perubahan yang terjadi. “Kami sangat senang bisa membantu masyarakat Desa Kalempang. Ini adalah bukti bahwa kerja sama dan gotong royong antara TNI dan masyarakat bisa menciptakan perubahan yang signifikan,” ujar Letkol Inf Andika.

Kisah sukses TMMD ke-118 di Desa Kalempang ini menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya tergantung pada sumber daya dan dukungan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Mereka yang tinggal di desa ini telah membuktikan bahwa mereka mampu mengambil inisiatif dan bekerja sama untuk menciptakan perubahan yang positif.

Sambil menikmati secangkir kopi Toraja, saya merenung tentang apa yang telah saya saksikan di Desa Kalempang. Ini adalah cerita tentang keberanian, tekad, dan semangat gotong royong yang telah mengubah desa ini. Dan saya yakin, kisah ini akan terus menginspirasi banyak orang di seluruh negeri.

Tampak kegiatan awal proses pemasangan brobjong oleh Satgas TMMD ke-118 (Foto: Edybasri/BeritaNasional.ID)

Seiring matahari terbenam di Desa Kalempang, saya merasa beruntung bisa menyaksikan perubahan yang terjadi di sini, berkat TMMD ke-118 Kodim 1420/Sidrap. Namun, saya juga menyadari bahwa perubahan ini bukanlah akhir dari perjalanan mereka. Sebaliknya, ini adalah awal dari babak baru dalam sejarah desa ini.

Masyarakat Desa Kalempang kini memiliki semangat baru untuk terus berkembang dan mencapai potensi mereka yang sebenarnya. Dengan dukungan dari pemerintah, TNI, dan tentu saja, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro dan tim Satgas TMMD-nya, langit adalah batas bagi apa yang bisa mereka capai.

Saya melihat anak-anak desa bermain di jalan-jalan baru yang telah dibangun, dan saya tidak bisa tidak merasa optimis tentang masa depan mereka. Dengan akses yang lebih baik ke pendidikan dan peluang, generasi muda Desa Kalempang memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih impian mereka dan membawa desa ini menuju kemakmuran.

Saat saya bersiap untuk meninggalkan Desa Kalempang, saya membawa pulang banyak kenangan indah dan pelajaran berharga. Saya terinspirasi oleh semangat gotong royong dan kerja sama yang telah ditunjukkan oleh masyarakat desa ini, dan saya berharap bahwa kisah mereka akan menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia.

Terima kasih, Desa Kalempang, atas inspirasi yang kalian berikan. Terima kasih kepada Letkol Inf Andika Ari Prihantoro dan tim Satgas TMMD yang telah bekerja keras untuk membantu masyarakat ini mencapai impian mereka. Semoga keberhasilan kalian dalam TMMD ke-118 ini menjadi tonggak sejarah yang akan selalu diingat dan diceritakan dari generasi ke generasi.

Saya berharap suatu hari nanti, saya bisa kembali ke Desa Kalempang dan melihat bagaimana mereka telah tumbuh dan berkembang menjadi desa yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera. Dan saya yakin, dengan semangat gotong royong yang telah mereka tunjukkan selama TMMD ke-118 ini, tidak ada yang tidak mungkin bagi masyarakat Desa Kalempang. (*)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button