Kalimantan

Kapolres Tekankan Perlunya Penguatan dan Sinergitas Antar Elemen Sejukkan Suasana Pilkada

BeritaNasional.ID, Sekadau – Sejumlah pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh pemuda, dan unsur TNI Polri mengadakan coffee morning di komplek Pasar Baru Sekadau, Rabu (15/7/2020) pagi.

Pertemuan yang dibalut dalam suasana santai coffee ini dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi untuk mewujudkan pemilukada serentak 2020 yang aman, damai dan sukses di Kabupaten Sekadau.

Coffee morning ini dilaksanakan oleh kepanitiaan pengurus ormas Tariu Borneo Bangkule Rajank (TBBR) Sekadau dengan tema “Peran Pemuda Dalam Menciptakan Pilkada Damai 2020 di Kabupaten Sekadau”.

Ketua DPC TBBR Sekadau, Sekundus menegaskan, sesuai tema peran pemuda, pihaknya mengajak semua ormas dan unsur keamanan, bersinergi menjaga kerukunan dan kamtibmas di Kabupaten Sekadau.

Hadir dalam giat ini, Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, menyampaikan bahwa dalam momentum pilkada rawan terjadinya perpecahan sehingga diperlukan penguatan untuk mempersatukan ormas dan elemen masyarakat dengan tujuan menciptakan pilkada yang kondusif.

“Semua unsur elemen, ormas, baik tokoh pemuda, pemuda adat, pemuda millenial, pemuda agama, dan insan pers, mempunyai peran dalam menyampaikan serta mengedukasi ke masyarakat salah satunya bisa dengan memanfaatkan media digital, untuk menyejukkan suasana pilkada,” kata Kapolres.

“Momentum ini diharapkan menjadi media diskusi, sharing, sehingga nanti jika ada masalah atau hal hal yang ditemukan di masyarakat bisa dikoordinasikan dan segera diatasi,” sambungnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi oleh para pengurus ormas yang menghasilkan kesimpulan bahwa semua ormas pemuda sepakat untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam momentum pemilukada di Kabupaten Sekadau.

Selain itu juga, dilaksanakan deklarasi pemilukada damai ormas pemuda bersama aparat Kepolisian dan TNI yang dilaksanakan di Tugu Ayam Jalan Panglima Naga Sekadau. (Aji Humas Polres Sekadau)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close