Maluku

Kekosongan Dokter PKM Lolobata, Arjun Onga: Dinkes Haltim Secepatnya Ambil Langkah

BeritaNasional.ID, Halmahera Timur – Pemutusan kontrak Dokter Ruthenora Simanjuntak oleh Dinas Kesehatan Halmahera Timur di Puskesmas Lolobata Kecamatan Wasile Tengah kini menuai polemik lewat Surat Pemutusan kontrak tersebut.

Surat yang tertanggal 17 Juni 2020 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan atas pemutusan kontrak Dokter PKM Lolobata dengan ketentuan regulasi bahwa dokter Ruthenora telah berakhir Surat Tanda Registrasi (STR) sehingga Dinas Kesehatan telah memutuskan Kontrak.

Dinas Kesehatan Haltim juga sudah memberikan keringanan waktu selama enam bulan sejak Desember 2019 sampai Juni 2020 tetapi dokter tersebut tidak mau tahu atas perpanjangan STR milik dokter yang sudah berakhir di bulan Desember 2019 itu.

Arjun Onga pada BeritaNasional.Id yang juga warga Lolobata menilai harus ada langkah cepat dari pihak Dinas Kesehatan Haltim sebab dengan situasi Pandemi Covid-19 akan banyak warga keluar Daerah sehingga sudah tentunya pengurusan SKD sudah harus dibuka oleh PKM Lolobata.

“Dinkes Haltim jangan kaku dalam mengambil langkah katanya sudah ada dokter persiapan tetapi sampai sejauh ini belum ada,” ucap kader GMNI Makassar itu pada wartawan BeritaNasional.id.

Menurutnya, kekosongan dokter di PKM Lolobata terkesan pelayanan kesehatan di Wasile Tengah melemah untuk itu Dinkes Haltim harus ada upaya untuk mendatangkan dokter baru tanpa alasan apapun.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Timur lewat aplikasi WhatsApp mengatakan kalau dokter baru itu sudah ada tetapi masih sementara isolasi mandiri karena ibu dokter tersebut dari luar daerah.

“Kami tetap mengikuti instruksi pemerintah yang harus dikarantina selama 14 hari dulu setelah itu baru kita jemput,” katanya.

Tetapi ia mengaku akan secepatnya mendatangkan dokter baru itu di PKM Lolobata karna ini merupakan tanggungjawab mengenai pelayanan kesehatan di Wasile Tengah. (Reski Ismail)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close