Kepala BPKPD Resmi Dilantik Menjadi Pj Sekda Kabupaten Tasikmalaya: Mandat Penuh, Beban Rangkap Jabatan Siap Ditanggung

Beritanasional.id – Jawa Barat,- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi melantik Drs. H. Roni Ahmad Sahroni, MM sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) pada Senin (12/1/2026) di Opp Room Setda. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati H. Cecep Nurul Yakin, yang menegaskan bahwa posisi Roni bukan sekadar pelaksana tugas (Plt), melainkan Pj Sekda dengan mandat penuh. Penegasan ini menempatkan Roni pada posisi strategis sebagai motor penggerak birokrasi sekaligus penghubung kebijakan kepala daerah dengan perangkat pemerintahan.
Namun, sorotan publik segera mengarah pada fakta bahwa Roni masih merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Rangkap jabatan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas konsolidasi birokrasi dan kapasitas individu dalam mengemban dua peran vital sekaligus. Sebagai Kepala BPKPD, Roni memikul tanggung jawab menjaga stabilitas fiskal daerah. Sementara sebagai Pj Sekda, ia dituntut memastikan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan tanpa hambatan.
Roni sendiri mengakui tantangan besar yang menanti. “Ini amanah dari pimpinan. Saya berusaha membagi waktu agar semua tugas bisa terlaksana dengan baik. Mohon doa agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya melalui sambungan telepon WhatsApp. Pernyataan ini mencerminkan kesiapannya, namun sekaligus membuka ruang kritik: apakah pembagian waktu semata cukup untuk menjawab kompleksitas birokrasi dan fiskal daerah?
Bupati Cecep menekankan peran vital Sekda dalam menggerakkan kebijakan daerah. Dengan latar belakang panjang di bidang keuangan, Roni diharapkan mampu memperkuat konsolidasi birokrasi sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan. Harapan besar ini menambah bobot ekspektasi publik terhadap kinerjanya.
Pelantikan Roni menjadi sorotan bukan hanya karena rangkap jabatan, tetapi juga karena simbolisasi mandat penuh yang diberikan. Publik kini menunggu langkah konkret: apakah Roni mampu membuktikan kapasitasnya menjaga keuangan daerah tetap stabil sekaligus memastikan birokrasi berjalan dinamis? Atau justru rangkap jabatan ini akan menjadi titik rawan dalam efektivitas pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya?
Laporan: Chandra Foetra S.



