Ketua DWP Lumajang ke 67 Kepala TK Baru: Sinergi Guru, Orang Tua, dan Yayasan Kunci Pendidikan Berkualitas

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM — Pelantikan bukan akhir, tapi awal kerja bersama. Pesan itu disampaikan Ketua Yayasan Dharma Wanita Persatuan / DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, kepada 67 kepala Taman Kanak-kanak / TK yang baru dilantik, Jumat (31/7/2026) di Graha Nagara Bhakti BKPSDM Lumajang.
Menurut Rahayu, membangun TK yang berkualitas tidak bisa dikerjakan seorang diri. Dibutuhkan satu komando antara kepala sekolah, guru, orang tua, hingga yayasan.
Rahayu menegaskan, kepala sekolah adalah penggerak utama kolaborasi di satuan pendidikan.
“Keberhasilan sebuah TK tidak dibangun oleh kepala sekolah seorang diri. Dibutuhkan kekompakan guru, orang tua, dan yayasan agar anak-anak memperoleh layanan pendidikan terbaik,” ujarnya.
Ia menilai komunikasi yang baik antar unsur adalah kunci. Dengan komunikasi yang cair, sekolah akan lebih mudah menyelesaikan masalah sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran yang dibutuhkan anak usia dini.
Di hadapan para kepala TK yang baru, Rahayu meminta agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia mendorong budaya saling berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring antar lembaga.
“Saya berharap para kepala TK terus membangun komunikasi, saling berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi sehingga setiap sekolah mampu berkembang serta menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas,” katanya.
Langkah ini, menurutnya, penting agar kualitas PAUD di Lumajang naik secara merata, bukan hanya di beberapa sekolah saja.
Rahayu juga memastikan Yayasan Dharma Wanita tidak lepas tangan. DWP akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program pembinaan untuk kepala sekolah dan guru.
Tujuannya satu: agar seluruh TK mampu memberikan layanan yang profesional, ramah anak, dan sesuai tahapan tumbuh kembang peserta didik.
“Melalui semangat kolaborasi ini, kami berharap lahir pemimpin TK yang mampu memperkuat mutu pendidikan anak usia dini sekaligus menyiapkan generasi Lumajang yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.
(red)



