Wabup Yudha Tutup Lumajang Scout Fest: Pramuka Harus Jadi Tempat Lahirnya Generasi yang Berkarya

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM — Tepuk tangan dan yel-yel menutup Lumajang Scout Fest di Perpustakaan Mula Malurung, Sabtu (1/8/2026). Lebih dari sekadar lomba, ajang ini ditegaskan menjadi “pabrik” lahirnya generasi muda Lumajang yang berkarakter, kreatif, dan siap mengabdi.
Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Lumajang sekaligus Ketua Kwartir Cabang / Kwarcab Gerakan Pramuka Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat menutup kegiatan bertema “Pramuka Lumajang Berkarya”.
Mas Yudha mengapresiasi seluruh peserta, pembina, dan panitia yang menyukseskan festival. Ia menyebut Scout Fest bukan hanya seremonial tahunan.
“Lumajang Scout Fest tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang mendorong generasi muda terus belajar, berinovasi, dan berkarya,” ujarnya.
Menurutnya, di sinilah anggota Pramuka mengasah kreativitas, keterampilan, kepemimpinan, dan semangat gotong royong secara langsung.
Tema tahun ini sengaja dipilih sebagai pengingat. Pramuka dituntut tidak hanya hebat di baris-berbaris, tapi juga mampu menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Pramuka harus terus menjadi tempat tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya tangguh, tetapi juga mampu berkarya dan menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitarnya. Saya bangga melihat semangat adik-adik Pramuka Lumajang yang terus berkembang dan menunjukkan kreativitasnya,” kata Mas Yudha.
Nilai kedisiplinan, kepedulian, tanggung jawab, dan semangat pengabdian yang ditempa di Pramuka, disebutnya sebagai bekal utama menghadapi tantangan masa depan.
Wabup menekankan, membangun Lumajang tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan peran aktif anak muda.
“Kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial,” tegasnya.
Ia menutup pesannya dengan ajakan: “Teruslah belajar, berkarya, dan mengabdi di mana pun berada. Jadikan setiap pengalaman di Pramuka sebagai bekal untuk menjadi generasi yang bermanfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan Kabupaten Lumajang.”
(red)



