Malang

KM Virgo Kecelakaan: Sopir ADR Pakisaji Hilang, Keluarga Berdoa Ditemukan Selamat

BeritaNasional.ID, Malang – Suasana duka dan cemas menyelimuti kediaman Agus Ribut Setyabudi (48), seorang sopir truk ekspedisi ADR warga Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Hingga Kamis (17/9/2026), keberadaan Agus masih belum dipastikan usai kapal motor (KM) Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.

Kapal rute Surabaya–Banjarmasin yang mengangkut total 243 penumpang dan awak kapal tersebut terombang-ambing usai mengalami musibah pada Minggu (13/9/2026). Berdasarkan data tim SAR, sebanyak 108 penumpang berhasil diselamatkan dan enam orang ditemukan meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya—termasuk Agus—masih dalam proses pencarian intensif.

Istri Agus, Anitha Margi Utami (50), mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pada Sabtu pagi sebelum kejadian. Saat itu, Agus sempat mengirimkan rekaman video situasi di geladak kapal, memperlihatkan posisinya yang sedang berada di dekat armada truk pengangkut muatan barang logistik tersebut.

“Komunikasi terakhir Sabtu jam delapan pagi. Setelah itu sudah tidak ada kabar lagi,” ujar Anitha saat ditemui di kediamannya.

Anitha baru mengetahui insiden tragis tersebut pada Senin pagi dari rekan kerja suaminya. Dari informasi internal perusahaan ekspedisi ADR, terdapat empat personel yang belum ditemukan, terdiri atas tiga sopir dan satu kernet. Agus sendiri berangkat mengendarai truk seorang diri tanpa didampingi kernet sejak Kamis (10/9/2026) dini hari.

Guna mencari kejelasan nasib sang suami, Anitha didampingi pihak perusahaan bertolak menuju Posko Pencarian di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sejak Rabu (16/9/2026) malam. Pihak keluarga menyatakan siap diberangkatkan ke Banjarmasin apabila tim evakuasi telah menemukan titik terang keberadaan ayah empat anak tersebut.

Di mata keluarga, Agus dikenal sebagai sosok pekerja keras dan tulang punggung yang bertanggung jawab. Sebelum berangkat, ia sempat menyampaikan rencana untuk membeli anak sapi dan telah menyiapkan kandang di kawasan Talangagung, Kepanjen.

Kini, keluarga besar hanya bisa berdoa dan berharap keajaiban agar Agus dapat ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim pencari (ady)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button