Daerah

Launching ‘Samsat Gandrung 18’ Oleh Kapolres Banyuwangi & Kepala UPT Bapenda Propinsi

image_pdf

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Untuk mengoptimalkan pelayanan, Unit Pelayanan Tehnis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Propinsi Jatim di Banyuwangi bersama Satlantas Polres Banyuwangi meluncurkan ‘Samsat Gandrung 18’ yang akan melayani pembayaran pajak tahunan di tiga wilayah kecamatan, Kamis (1/2/18). Tiga wilayah kecamatan itu diantaranya Kecamatan Kalipuro, Glagah dan Songgon.

Secara resmi, launching dilakukan Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman SIK didampingi Kepala UPT Bapenda Propinsi Jatim di Banyuwangi, Hariadi. Launching Samsat Gandrung 18 ini ditandai dengan penyiraman mobil operasional disertai pemecahan kendi.

Menurut Hariadi, program ini merupakan pengembangan dari Samsat Gandrung yang pernah diluncurkan pada 2017 lalu. Saat awal digulirkan program ini, hanya melayani seputaran Kota Banyuwangi dengan menggunakan kendaraan operasional motor. Nah, mengingat layanan ini ternyata banyak diminati oleh wajib pajak, akhirnya di tahun 2018 terus dilakukan pengembangan.

“Di tiga wilayah kecamatan ini akan menjadi titik layanan. Karena di kecamatan-kecamatan tersebut belum tersentuh samsat keliling. Untuk itu, dengan Samsat Gandrung 18 ini lah kita berupaya memudahkan para wajib dalam membayar pajak kendaraan,” ungkapnya.

Sedangkan jam kerja layanan Samsat Gandrung 18 ini dimulai pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB. Untuk masing-masing wilayah kecamatan, hari kerja layanannya tidak sama. Ada yang dilayani dua hari dalam seminggu, ada juga yang hanya disambangi satu hari tiap pekan.

“Meskipun jam kerjanya sudah ditentukan, misal ada usulan, tetap bisa dilayani secara insidentil. Tim insidentil itu, sebagai percepatan akan turun menggunakan kendaraan operasional motor. Dan layanan Samsat Gandrung 18 lokasinya tidak hanya di kantor kecamatan. Petugas kita akan mencari titik spot sinyal internet yang besar,” beber Hariadi dihadapan awak media.

Sementara Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman sendiri berharap program ini bisa bermanfaat bagi masyakarat di tiga wilayah kecamatan tersebut. Bahkan, kedepan Kecamatan Licin juga bakal disentuh layanan program ini. Mantan Kapolres Trenggalek ini mengingatkan kepada petugas agar mempersiapkan layanannya secara prima sehingga benar-benar manfaatnya bisa dirasakan.

“Jangan sampai saat hendak melakukan layanan printernya malah mati atau mobilnya mogok. Tim kerja agar mempersiapkan peralatannya sehingga tidak mengalami kendala dalam memberikan pelayanan,” lontarnya ketika meresmikan program ini.

Begitu usai diluncurkan, ada beberapa wajib pajak yang memanfaatkan layanan ini. Bahkan dalam proses layanan perdana pembayaran pajak kendaraan bermotor plus pengesahannya hanya membutuhkan waktu 2.40 detik yang ditunggui Kapolres dan kepala UPT Bapenda Propinsi di Banyuwangi.

“Nah, cepat kan. Mulai pendaftaran, pengesahan dan pembayaran hanya butuh waktu tak sampai tiga menit,” puji Kapolres.

Sekedar diketahui, awalnya program ini menggunakan nama Samsat Gandrung. Namun oleh Kanit Regestrasi dan Identifikasi (KRI) Iptu Budi Hermawan, SH dikemas lebih manis lagi menjadi ‘Samsat Gandrung 18’. “Angka 18 ini kita ambil sebagai tanda tahun sekarang untuk peluncuran,” cetusnya. (Hakim Said)

Caption : Kapolres AKBP Donny Adityawarman saat meresmikan ‘Samsat Gandrung 18’ didampingi Ka. UPT Bapenda Propinsi dan Kasatlantas Polres Banyuwangi, Kamis (1/2/18)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close