Lima Finalis Sayembara Patung Yesus Kristus Memberkati Resmi Diumumkan

BeritaNasional.ID, OELAMASI — Sayembara Desain Patung Yesus Kristus Memberkati memasuki babak baru yang penuh antusiasme. Senin, 11 Agustus 2025, Ketua Dewan Juri, Remigildus Cornelis, yang juga menjabat sebagai Kepala Program Studi S2 Rekayasa Sipil Universitas Nusa Cendana (Undana), mengumumkan lima peserta terbaik yang berhasil melangkah ke tahap berikutnya.
Mereka adalah Richard Evert Toy dengan kode P1, Bekti Widiarso dengan kode P7, Emanuel Agung Wicaksono dengan kode P8, Orien Umbu Tuda Yagi dengan kode P18, dan Jonnas O. Manesi dengan kode P16. Kelima finalis ini akan kembali mengadu kreativitas pada kompetisi tahap kedua yang diawali dengan technical meeting secara daring pada Selasa, 12 Agustus 2025 pukul 15.00 WITA.
Remigildus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, termasuk mereka yang belum berhasil lolos, dengan pesan agar tetap semangat berkarya dan terus mengasah potensi. Sebab, sayembara ini tidak hanya sekadar ajang adu keterampilan desain, tetapi merupakan bagian dari program besar Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mewujudkan destinasi wisata rohani ikonik di Tanjung Batu Kong, Pulau Semau.
Melalui Keputusan Bupati Kupang Nomor 394/ΚΕΡ/ΗΚ/2025 yang ditandatangani pada 5 Mei 2025, Bupati Yosef Lede menetapkan pembentukan panitia dan tim juri demi memastikan seluruh proses sayembara berjalan secara profesional dan sesuai pedoman yang berlaku.
Pembangunan Patung Yesus Kristus Memberkati menjadi salah satu wujud nyata visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kupang periode 2025–2029 dalam menghadirkan infrastruktur berkelanjutan yang dapat mendorong produktivitas daerah berbasis potensi lokal.
Proyek monumental ini juga merupakan hasil nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan Universitas Nusa Cendana, yang berkomitmen mengembangkan Tanjung Batu Kong sebagai pusat wisata rohani baru di Nusa Tenggara Timur.
Kehadiran patung tersebut diharapkan dapat menjadi simbol berkat bagi masyarakat, memperkuat identitas daerah, dan menarik minat wisatawan dari berbagai penjuru nusantara maupun mancanegara.
Dewan juri yang terlibat dalam penilaian berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi teknik dan arsitektur, profesional seni patung, hingga praktisi dari universitas ternama seperti Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Mereka memegang peran penting dalam menilai setiap karya berdasarkan kriteria ketat yang telah ditetapkan, sebelum akhirnya menentukan pemenang pada tahap akhir sayembara.
Melalui ajang ini, Remigildus berharap dapat melahirkan karya yang tidak hanya memancarkan nilai artistik tinggi, tetapi juga sarat makna spiritual yang mendalam. Patung Yesus Kristus Memberkati di Tanjung Batu Kong diimpikan menjadi landmark rohani yang membawa nama Pulau Semau dan Kabupaten Kupang semakin dikenal di panggung nasional bahkan internasional, sekaligus menjadi warisan budaya dan spiritual yang abadi bagi generasi mendatang.*
(Alberto)



