Hukum & KriminalSulawesi

Masyarakat Apresiasi Kepekaan Media Atas ‘Praktek Judi’ Berkedok Hoya-Hoya Di Sidrap

image_pdf

BeritaNasional. ID, SIDRAP — Media menjadi salah satu tumpuan dan harapan masyarakat sebagai kontrol sosial terhadap dugaan penyimpangan yang terjadi. Keberadaan media, perlu mendapat dukungan dan kepercayaan penuh dalam mengabarkan fakta yang ada

Salah satu contoh keberadaan media sebagai kontrol sosial sekaligus penyambung lidah masyarakat adalah pemberitaan soal ‘praktek judi’ berkedok permainan hoya-hoya di Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan MaritenggaE Sidrap, Tepatnya di lapangan Hamelli Sidrap dan sudah berlangsung sepekan lebih tanpa ada pengawasan dari pihak kepolisian maupun elemen lainnya.

Berawal dari keluhan masyarakat terkait dugaan praktek judi tersebut maka dengan bantuan pemberitaan media, kejadian yang luput dari pengawasan pihak yang berwajib dapat terungkap.

“Buktinya selama sepekan lebih, tak ada laporan mengenai dugaan Judi di pasar malam tersebut,” ungkap salah seorang salah seorang warga Sidrap, Rahim saat dikonfirmasi, usai Shalat Jum’at di Mesjid Agung Pangkajene Sidrap, Jum’at 18 Oktober 2019.

Menurutnya, seolah terjadi pembiaran pada keberadaan judi berkedok pasar malam itu, dimana Polres Sidrap mengeluarkan izin tanpa pengawasan lebih lanjut.

“Polres Sidrap sudah mengeluarkan Izin operasional Pasar Malam, ini bisa disebut beli kucing dalam karung, karena tak ada pengawasan, buktinya Pak Kasat Intel belum pernah kelokasi pasar malam,” ujar Rahim.

Beruntung, kata Rahim, masih ada sejumlah media yang mengetahui keberadaan pasar malam yang didalamnya diduga ada unsur judi. Dengan adanya pemberitaan tersebut, Kapolres Sidrap langsung melakukan penutup kegiatan pasar malam khususnya kegiatan yang berbau judi pada Kamis Malam sekira pukul 21.00 Wita.

“Terima kasih  kepada para rekan media dari Sidrap Jurnalis Club (SJC) yang telah mengangkat hal-hal yang tidak sesuai aturan, pasalnya ini juga bisa berdampak pada generasi muda kedepan, apalagi Sidrap disebut marak Sabu-sabu jangan lagi ditambah dengan citra buruk perjudian,” katanya.

Dijelaskan Rahim, patut menjadi pembelajaran bagi semua pihak yang berkompeten, mulai dari Kelurahan/ Desa. Kecamatan, Badan Kesbang, Polsek dan Polres.

“Patut diketahui bersama bahwa Visi – Misi Bupati, adalah Sidrap sebagai daerah Relugius, dan ini patut menjadi kebanggaan kita bersama sebagai warga Sidrap,” tandas Rahim.

Sekedar diketahui setelah aktivitas hoya hoya yang diduga terjadi praktek judi terselubung terpublis di media, Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani kepada BeritaNasional.ID langsung memberikan respon yang menyatakan kegiatan tersebut akan ditertibkan oleh Polres Sidrap. “Akan ditertibkan oleh Polres Sidrap,” ujar  Dicky Sondani
(Risal Bakri).

Show More

Related Articles

Back to top button
Close