DaerahNasionalRagam

Perihatin Musibah di Masamba, Tim EEES Serahkan Bantuan di Posko Induk Dinas Sosial Lutra

BeritaNasional.ID, Luwu Utara –Bencana alam yang datang silih berganti pada tahun 2020 ini khususnya di Sulawesi Selatan nampaknya menjadi ujian yang cukup berat bagi warga, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di provinsi yang dipimpin oleh Prof. Nurdin Abdullah ini.

Belum lagi rampung masalah akibat Pandemi Covid 19 yang memporakporandakan ekonomi masyarakat, tanggal 13 Juli 2020, mimpi buruk kembali menghantui warga Masamba Kabupaten Luwu Utara. Hujan yang mengguyur hulu-hulu sungai disekitar dataran tinggi Masamba, membawa air bah dan lumpur yang langsung menggenangi dan menimbun rumah -rumah dan sebagian besar fasilitas umum sampai sekitar setinggi dada manusia dewasa, termasuk rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara.

Ratusan warga berusaha menyelamatkan diri di daerah ketinggian dengan hanya membawa pakaian yang melekat di badan, berusaha bertahan melawan dinginnya hujan dalam kegelapan malam karena aliran listrik yang padam. Mereka saat ini hidup dalam pengungsian, karena rumah-rumah tempat tinggal mereka sudah tertimbun lumpur.

Kondisi memprihatinkan ini menggugah manajemen Energy Equity Epic Sengkang Pty.Ltd. (EEES) Perusahaan pengelola Blok Migas Sengkang ini dengan cepat berkoordinasi dengan SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi untuk segera membantu warga Luwu Utara yang mengalami musibah.

Menurut yang dipaparkan CSR Supervisor Andi Gustina, sesuai arahan SKK Migas, Tanggal 16 Juli 2020 EEES segera mencari informasi mengenai jenis bantuan yang paling dibutuhkan warga. Tidak mudah untuk menghubungi Dinas Sosial di tengah kepanikan dan kesibukan seluruh aparat saat itu, beruntung salah seorang karyawan EEES yang berdomisili di sekitar wilayah bencana berhasil dihubungi, dia inilah yang berhasil berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial untuk mendapatkan data jenis bantuan yang dibutuhkan.

“Mengingat sudah banyak bantuan dalam bentuk makanan dari kabupaten sekitar, EEES diminta membantu susu formula dan popok untuk bayi-bayi di pengungsian, pakaian dalam, kantong sampah, detergen dan pakaian bayi dan anak,”ungkapnya.

Dengan sigap tim CSR segera melakukan pengadaan barang yang dibutuhkan. Tak ketinggalan para karyawan EEES dan beberapa tokoh masyarakat sekitar perusahaan dengan berbondong bondong mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disumbangkan ke korban banjir yang terparah sepanjang sejarah Masamba ini.

Berselang satu hari, barang bantuan berhasil dibeli dan di packing rapih, diberi label sesuai isinya untuk memudahkan pendistribusian nantinya. 18 Juli 2020 pukul 05.00 dini hari tim EEES dipimpin oleh CSR Officer Baso Firman bergerak meninggalkan CPP Kampung Baru, dengan sebuah mobil pickup berisi bantuan dan sebuah Kijang Innova membawa personil dan perlengkapan tim EEES bertolak menujun Masamba Luwu Utara membawa bantuan.

Cuaca hujan dan kondisi jalan poros Gilireng – Palopo yang penuh lubang membuat tim sesekali berhenti memeriksa terpal penutup barang untuk memastikan barang bantuan tidak kemasukan air hujan.

Tidaklah mudah untuk mencapai lokasi dengan cepat, kemacetan akibat sisa sisa banjir dan banyaknya iringan kendaraan lain yang membawa bantuan di beberapa jalur jalan saat mendekati lokasi serta adanya pemeriksaan ketat dari aparat TNI/POLRI memaksa tim EEES untuk memperlambat laju kendaraan.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam, Tim EEES berhasil mencapai Posko Induk Dinas Sosial Kab. Luwu Utara di Radda dan Tim EEES disambut oleh Kepala Dinas Sosial Ibu Besse A. Pabeangi yang menerima langsung bantuan dari Tim EEES. Pada kesempatan itu Kadis Sosial Luwu Utara menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas dan EEES atas kepeduliannya terhadap warga Masamba yang terkena musibah.

Dibantu oleh personil TNI / POLRI Tim EEES menurunkan bantuan ke Posko Induk, Karena banyaknya antrian kendaraan pembawan bantuan dari donatur lainnya, Tim EEES tidak berlama-lama di lokasi dan kemudian pamit meninggalkan Posko Bantuan Radda dan kembali ke CPP Kampung Baru.(Humas EEES)

Editor : Said Hasanuddin

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close