Polri Hadir di Tengah Warga, Bhabinkamtibmas Kedungwuni Barat Redam Konflik PKL
Kehadiran Bhabinkamtibmas Kedungwuni Barat menjadi penengah bagi dua PKL yang berselisih paham. Upaya humanis polisi ini sukses mencegah potensi keributan di lapangan

Berita Nasional.ID | PEKALONGAN – Respons cepat kepolisian kembali terlihat di Kabupaten Pekalongan. Dua pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Bebekan, Kedungwuni, yang sempat terlibat perselisihan, berhasil dipertemukan dan didamaikan oleh Bhabinkamtibmas Kedungwuni Barat pada Jumat (17/10/2025) pagi. Upaya mediasi ini mencegah konflik berkepanjangan dan mengembalikan situasi pasar menjadi kondusif.
Mediasi berlangsung di Kantor Kelurahan Kedungwuni Barat dengan melibatkan sejumlah pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kelurahan Kedungwuni Barat Adi Sulistyono, Bhabinkamtibmas Aipda Heri Pramudiyo, staf kelurahan Ghozi, serta kedua pedagang yang sebelumnya berseteru.
Dalam proses mediasi, Aipda Heri Pramudiyo memfasilitasi dialog terbuka antara kedua pihak. Melalui musyawarah yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan, kedua pedagang akhirnya sepakat berdamai dan saling memaafkan. “Keduanya menyadari kesalahannya dan berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini tanpa jalur hukum,” ujar Aipda Heri.
Kepala Kelurahan Adi Sulistyono menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polri dan sikap kooperatif para pedagang. Ia berharap sinergi antara aparat, pemerintah kelurahan, dan warga dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan pasar yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, aktivitas di Pasar Bebekan kembali berjalan normal. Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum yang siap merespons cepat setiap persoalan di wilayah Kedungwuni. (mflh)



