Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
NasionalSulawesi

Pulau Salama Butuh Bantuan MCK

image_pdf

BeritaNasional.Id — SULBAR.– Masyarakat Pulau Salama Kelurahan Ammasangan Kecamatan Binuang membutuhkan MCK( mandi,cuci, kakus,) lantaran di dusun dengan jumlah penduduk 520 jiwa dan luas wilayah empat kilometer persegi ini hanya memiliki satu MCK.

salah seorang warga pulau salama

Muhammad Naswir Lurah Ammassangan mengatakan akibat MCK cuma satu bertahun tahun masyarakat setempat ketika hendak buang air besar mesti menggali lobang di pesisir pantai atau di semak semak,” satu satunya MCK di Pulau Salama adalah milik pribadi Pak Dusun bukan WC umum, jadi biasanya warga saat buang air berada di pinggir pantai atau dibawah pohon dan semak semak, di musrenbang sudah berkali kali saya usulkan minta bantuan MCK tapi tidak pernah terakomodir,” Ujarnya.

Selain itu, kata Naswir, setiap pagi hari MCK di rumah pak dusun selalu dipadati ratusan warga yang antri ingin mandi dan buang air,” kalau pagi pagi itu pak, banyak sekali yang antri di MCK pak dusun, biasanya itu anak sekolah atau gadis gadisnya,” Tuturnya.

Dirham, Kepala Dusun Pulau Salama saat ditemui menjelaskan bukan hanya warga yang mengeluh wisatawan yang berkunjung menikmati panorama alam pantai pasir putih sering mengeluhkan tidak adanya MCK,” jauh dibelakang di rumah saya itu pasirnya putih, disitu sering dikunjungi wisatawan dari luar daerah, karena fasilitas MCK tidak ada disana akhirnya mereka juga kecewa,” Tandasnya.

Sementara itu, Amiruddin Wakil Ketua DPRD Polman saat ditemui mendesak Pemkab Polman segera membangun fasilitas MCK di Pulau Salama apalagi merupakan daerah tujuan wisata,” Saya kira sangat perlu diperhatikan, insha Allah kita akan usulkan supaya pengadaan MCK disana di anggarkan, supaya objek wisata Pulau Salama tidak terkesan kumuh,” ungkapnya.

Terpisah, Darwin Badaruddin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Polman saat ditemui menuturkan Kecamatan Binuang telah lama terkenal dengan wisata pulau dan dirinya sangat menyayangkan jika sanitasi nya tercemar,” Terima kasih informasinya, nanti kita segera koordinasikan dengan instansi terkait, seperti dinas PU dan Tarkim, Pulau Salama itukan destinasi wisata,” jelasnya saat dikonfirmasi senin 17 april. (****)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close