Jawa TimurProbolinggo

Ratusan Kader NasDem Probolinggo Gelar Aksi Damai, Tuntut Klarifikasi Pemberitaan Majalah Tempo

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM – Ratusan kader Partai NasDem di Kota Probolinggo menggelar aksi damai sebagai bentuk protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai merugikan dan mendiskreditkan partai serta Ketua Umumnya, Surya Paloh.

Pernyataan sikap tersebut dituangkan dalam dokumen resmi yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Probolinggo. Aksi damai berlangsung pada Rabu (15/4/2026) pukul 11.00 hingga 13.00 WIB di kantor DPD Partai NasDem.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 200 kader lainnya terlibat dalam aksi di tingkat DPD. Seluruh peserta aksi tampak mengenakan pakaian dinas harian (PDH) Partai NasDem.

Koordinator aksi, Ahmad Fathan Ashari, menegaskan bahwa kader NasDem tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar penting dalam demokrasi. Namun, menurutnya, kebebasan pers harus dijalankan secara profesional, berimbang, serta berlandaskan prinsip jurnalistik yang akurat dan beretika.

Ia menyoroti laporan utama Majalah Tempo edisi 13–16 April 2026 yang dinilai memuat framing negatif terhadap partai dan pimpinan partai. Pemberitaan tersebut dianggap membentuk opini yang merendahkan martabat Surya Paloh serta institusi Partai NasDem.

Selain itu, pihaknya juga menilai judul pada sampul majalah yang menyinggung PT NasDem Indonesia Raya Tbk berpotensi menggiring opini publik seolah-olah Partai NasDem diposisikan sebagai lembaga komersial semata. Hal tersebut dinilai tidak sejalan dengan nilai serta prinsip perjuangan partai.

Ahmad Fathan juga menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak melalui proses konfirmasi dan verifikasi secara menyeluruh kepada pihak partai maupun kepada Surya Paloh. Menurutnya, narasi yang disajikan berpotensi membangun opini negatif dan mengarah pada upaya pembunuhan karakter terhadap pimpinan partai.

Atas dasar itu, Ahmad Fathan Ashari, menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mereka menyatakan keberatan terhadap pemberitaan yang dianggap tidak proporsional dan tidak menjunjung tinggi etika jurnalistik. Kedua, mereka meminta Majalah Tempo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan tertulis kepada Surya Paloh serta seluruh kader Partai NasDem di Indonesia.

Selain itu, para kader juga mendesak Dewan Pers untuk mengambil langkah tegas terhadap pemberitaan tersebut. Mereka meminta agar pihak terkait memberikan sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap prinsip jurnalistik.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Probolinggo, Sibro, menyampaikan bahwa aksi damai tersebut dilaksanakan secara terorganisir oleh forum ketua dan kader partai di berbagai daerah.

“Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi kader secara damai. Selain melalui aksi langsung, kami juga akan menyampaikan sikap melalui media cetak, media daring, serta media sosial,” ujarnya.

(Yul/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button