ACEHDaerahPolitik

Soal Azhari Cage Dikeroyok polisi, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPR Kota Banda Aceh

Beritanasional.id, Banda Aceh – Wakil ketua DPRK Banda Aceh , T. Hendra Budiansyah , menyayangkan kejadian pemukulan terhadap anggota DPRA Azhari alias Cage , beberapa hari yang lalu di depan kantor DPRA.

Pemukulan yang diduga dilakukan oknum polisi terjadi saat mengamankan aksi mahasiswa dalam peringatan MoU Helsinki ke 14 tahun 2019.

T. Hendra Budiansyah menilai kejadian ini , sudah menodai perjanjian MoU Helsinki di Aceh.

“Memiliki arti khusus bagi bangsa Aceh ” kata T. Hendra Budiansyah , kepada media ini , Minggu 18 Agustus 2019.

Ia menambahkan , ini merupakan perjanjian damai antara RI dan GAM , dimana anggota legislatif memiliki beban dan tanggung jawab tersendiri untuk memperjuangkan MoU , dan itu sudah diatur oleh Undang – Undang.

“Kita berharap hal ini bisa menjadi peringatan besar bagi kita , untuk tetap menjaga perdamaian Aceh , sehingga masyarakat yakin perdamaian ini abadi  “sebut T. Hendra Budiansyah.

Selain itu , wakil ketua DPRK Banda Aceh juga mengharapkan sikap tegas dan jelas , untuk oknum polisi yang diduga melakukan pemukulan terhadap Azhari Cage.

“Segera menindaklanjuti oknum tersebut , yang telah melakukan pemukulan terhadap anggota DPRA ” ujarnya.

T.Hendra Budiansyah juga meminta agar kejadian ini tidak terulang kembali.

” kita inginkan agar personil polisi dapat melakukan pengamanan dengan personil yang cukup,  dengan mengkedepankan secara damai dan dapat menjadi contoh teladan ” tutupnya. (Alan)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close