Daerah

Undana Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Kota Soe Lewat Budidaya Ayam KUB

BeritaNasional.ID, SO’E – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang hadir dan berdampak bagi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Peternakan Ayam KUB di Kecamatan Kota Soe.”

Program ini menjadi langkah nyata Undana dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), (15/08/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim PKM Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana ini dipimpin oleh Maria A.E.G.A. Gelolodo, dan berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Undana.

Kegiatan berlangsung di Kecamatan Kota Soe dan dihadiri oleh Camat Kota Soe beserta jajarannya, Ketua RW, Ketua RT, warga masyarakat, serta mahasiswa KKN Undana yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Undana, Maxs U.E. Sanam, menyerahkan secara simbolis bantuan berupa bibit ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) sebanyak 36 ekor kepada masyarakat penerima manfaat.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat Kota Soe yang selama ini masih bergantung pada peternakan ayam kampung tradisional dengan produktivitas rendah, keterbatasan akses terhadap bibit unggul, manajemen pemeliharaan yang masih konvensional, serta minimnya pengetahuan tentang teknologi budidaya menjadi tantangan utama yang dihadapi para peternak lokal.

Melihat situasi tersebut, tim Undana turun langsung ke lapangan untuk memperkenalkan ayam KUB, hasil inovasi genetika dari Balitbangtan Kementerian Pertanian RI, yang terbukti lebih adaptif terhadap lingkungan, cepat tumbuh, serta mampu menghasilkan telur lebih banyak dibanding ayam kampung biasa.

Pendekatan yang digunakan dalam program ini bersifat holistik. Tim PKM tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan berkelanjutan melalui kunjungan lapangan rutin untuk memantau pertumbuhan ayam dan mengevaluasi keberhasilan penerapan teknologi di tingkat masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak berhenti sebagai intervensi sesaat, melainkan membangun sistem pembelajaran dan kemandirian yang berkelanjutan.

Ketua tim pengabdian, Maria A.E.G.A. Gelolodo, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua sasaran utama, yaitu memperkenalkan ayam KUB sebagai alternatif unggas unggul bagi masyarakat pedesaan, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi rumah tangga melalui usaha peternakan yang produktif.

Ia menegaskan bahwa dengan memelihara ayam KUB, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga, tetapi juga memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan telur dan ayam pedaging.

Lebih jauh, ia berharap peningkatan konsumsi protein hewani dari ayam dan telur hasil produksi masyarakat sendiri dapat membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten TTS.

Program ini tidak hanya menjadi bukti komitmen Undana dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi, tetapi juga menunjukkan bahwa sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu melahirkan perubahan nyata menuju pembangunan yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Tim PKM: Maria A.E.G.A.Gelolodo (Ketua), Anggota:  Maxs U.E. Sanam; Ika Fitri Krisnasiwi: Tri Utami dan  Inggrid T.Maha.

Alberto

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button