Sidrap

Update Terkini, Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Sidrap Bertambah 9 Orang, Total Sudah Tembus 748

BeritaNasional.ID, Sidrap – Angka penyebaran virus Corona Disease atau covid-19 di Bumi Nene Mallomo Sidrap masih mewabah dan mengantui warga Sidrap.

Hari ini, ada penambahan 9 orang terkonfirmasi positif covid-19 Sidrap, dan itu tersebar di 5 Kecamatan yang ada di Kab Sidrap.

Kelima Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Wt Pulu (1), Baranti (1), Panca Rijang (1), Tellu LimpoE (3) dan Panca Lautang (3).

Hal tersebut di ungkapkan Jubir Satgaa Covid-19 Sidrap Dr. Ishak Kenre saat di konfirmasi melalui ponselnya, Ahad Malam, 24 Januari 2021.

Lanjut Ishak Kenre mengatakan, untuk angka kesembuhan hari ini tidak ada penambahan dan hingga saat ini angka kesembuhan sejak Pandemi sudah mencapai 532 orang atau 71 persen dari 748 orang terkonfirmasi positif covid-19, dan sementara untuk angka kematian, Alhamdulillah tidak ada penambahan dan jumlahnya sebanyak 8 orang.

Sementara untuk penanganan dan perawatan masih menyisahkan kasus aktif covid-19 sebanyak 202 orang atau 27 persen, dan data itu terdiri dari 180 orang Isolasi Mandiri, 14 orang di rawat di Rumah Sakit dan 8 orang Duta Covid, ungkap Ishak Kenre.

Dijelaskan Ishak Kenre bahwa untuk Isolasi Mandiri sebanyak 180 orang itu tersebar di 11 Kecamatan di Sidrap, mereka di antaranya Kecamatan MaritengngaE (64), Dua Pitue (14), Pitu Riawa (5), Pitu Riase (2), Wt Pulu (23), Baranti (22), Panca Rijang (25), Tellu LimpoE (10), Kulo (5), Wt Sidenreng (2), dan Panca Lautang (8).

Dengan ini, ia meminta kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, Karna saat ini penyebaran virus Corona di Sidrap masih ada, jaga Imun, berolah raga dan berdoa, ungkap Ishak Kenre.

Untuk itu, mari kita bersama untuk melawan covid-19 dengan cara menerapkan pola 3M yaitu tetap menggunakan masker saat bepergian, rajin Mencuci tangaj dengan sabun dan saling menjaga jarak atau hindari tempat kerumunan, pinta Ishak Kenre.

Terpisah, Rahmat salah seorang warga kota Pangakejen saat di konfirmasi melalui ponselnya, Ahad Malam, 24 Januari 2021 sekira pukul 20.45 WITA mengatakan sangat prihatin dengan melihat angka penyebaran virus Corona di Bumi Nene Mallom Sidrap tanpa adanya pengawasan dan penegakan, sejak tahun baru 2021.

Lanjut Rahmat mengatakan Penyebaran virus Corona Disease atau covid-19 di Bumi Nene Mallomo Sidrap, kini sudah tak terkendali lagi, pasalnya tiap hari angka penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 meningkat tajam.

Selain itu, juga tidak adanya lagi upaya pencegahannya dan penegakan, seperti halnya penyemprotan disinfektan, dan penegakan pemerintah terhadap protokol kesehatan sudah tidak ada lagi berfungsi.

Menurut Rahmat, siapa lagi menjadi harapan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Selain itu kata Rahmat, angka penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Sidrap, di picu banyaknya aktifitas warga di tengah Pandemi yang tidak mendapat pengawasan dari Satgas Penanganan covid-19, termasuk Pemerintah Dareah, dan Polres Sidrap dan bahwa tutup mata terkait maraknya aktifitas tersebut.

Olehnya itu, kata Rahmat, ia minta ketegasan dan kepedulian Pemerintah dalam upayah mempersempit aktifitas warga yang dapat mengundang kerumunan, ini tidak lain adalah untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19, tegas Rahmat.

Lanjut Rahmat, ini di perlukan kesadar dan keaktifan oleh penegakan satgas covid-19, atau ia tidak turun Karna anggarannya sudah habis atau tiada lagi.

“Sejatinya hal ini, tanpa perintah dan lain sebagainya, bahwa untuk menyelamatkan Warga dari Pandemi ini harus bertindak segera, guna untuk memutus mata rantai penyebarannya, dan ini untuk kepentinga kita semua agar bebas dan terhindar dari covid-19,” kunci Rahmat. (Risal Bakri).

Show More

Related Articles

Back to top button