
BeritaNasional.ID, Bone Bolango – Bupati Bone Bolango Hamim Pou resmi melaunching penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan 394 Tanda Tangan Elektronik pejabat publik dilingkungan Pemda Bone Bolango yang digelar di Lobby Kantor Bupati, Kamis (8/9/2022).
Launching Aplikasi Srikandi dan 394 Tanda Tangan Elektronik (TTE) semakin meneguhkan komitmen Pemda Bone Bolango untuk mewujudkan salah satu visi Pemerintahan Hamim Pou dan Merlan S. Uloli (HP-MU) sebagai Bupati dan Wakil Bupati yakni Kabupaten Bone Bolango berbasis digital.
Hamim Pou dalam sambutannya menegaskan bahwa di era digital ini Pemda Bone Bolango harus mampu merespon perubahan yang sangat cepat.
Menurutnya penggunaan aplikasi Srikandi dan 394 TTE adalah bagian dari efisiensi bagaimana Bone Bolango bisa menjadi daerah yang paperless atau tanpa kertas.
“Jadi tidak perlu banyak-banyak telaah kertas, ratusan bahkan ribuan kertas setiap minggu. Saya hitung-hitung sekitar 300 hingga 500 lembar kertas surat harus saya disposisi dan tanda tangani setiap minggunya,”terang Bupati.
Apalagi kata Dia, terkait dengan penetapan APBD, banyak sekali yang harus ditandatangani. “Tidak boleh cari staf buat tanda tangan Bupati. Semua saya tanda tangan sendiri. Tentu ini pekerjaan yang sangat melelahkan,”tuturnya.
Harapannya dengan adanya tanda tangan digital ini akan mempermudah dan mempercepat proses disposisi surat maupun tanda tangan. Karena tidak mengenal waktu dan tempat.
“Cukup dikirimkan suratnya langsung saya bisa putuskan surat itu disposisinya kemana dan langsung bisa ditandatangani,”imbuhnya
Tidak hanya Bupati, tapi 394 pejabat publik di Bone Bolango bisa langsung bekerja lebih cepat lewat tanda tangan digital dan penerapan aplikasi Srikandi tersebut,”sambungnya.
Bupati 2 periode ini juga menegaskan bahwa dengan adanya aplikasi Srikandi dan Tanda Tangan Elektronik bagi pejabat publik ini, tidak hanya bermanfaat untuk Pemerintah, tetapi juga akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
”Mudah-mudahan dengan aplikasi ini, banyak sekali yang bisa kita hemat dan anggarannya yang terbatas ini bisa kita dedikasikan untuk kegiatan lain yang bermanfaat untuk masyarakat,”tandasnya. (Noka)



