HeadlineNasional

Menteri Luar Negeri Siap Hadir Pada Aksi Bela Palestina di Monas Besok

BeritaNasional.ID, JAKARTA — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan menghadiri Aksi Bela Palestina yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat pada Ahad 5 November 2023. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Muhamad Iqbal yang dikutip dari tempo.co.

Pesan singkat disampaikan Iqbal melalui aplikasi pengirim pesan yang berisi konfirmasi kehadiran Menlu pada aksi damai esok hari. “Benar, Ibu Menlu besok akan hadir langsung dalam aksi damai tersebut,” ujarnya.

Aksi Damai Bela Palestina akan digelar oleh sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia. Unjuk rasa tersebut rencananya akan berlangsung sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Dalam kegiatan itu akan ada sejumlah orasi dari para tokoh-tokoh lintas agama.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim dalam konferensi pers dua hari lalu menyampaikan Aliansi Rakyat Indonesia dari berbagai agama, ormas, dan sebagainya diundang serta dalam Aksi Bela Palestina “Aliansi Rakyat Indonesia yang terdiri dari lintas agama, lintas ormas, lintas golongan, diundang mengikuti aksi bela Palestina,” pungkasnya.

Sementara itu, hari ini Retno ikut mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi melepas bantuan kemanusiaan ke Palestina di Pangkalan TNI-AU Halim Perdana Kusuma. Saat ditemui usai acara itu, Retno mengatakan upaya diplomasi Indonesia dalam menyuarakan isu Palestina sudah mati-matian. Ia menyebut upaya itu termasuk di pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken.

“Diplomasi, saya kira kita sudah all out. Posisi politik kita.. tidak bergerak bahwa kita akan terus bersama dengan rakyat Palestina untuk memperjuangkan hak-haknya,” kata Retno.

Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis dalam keterangan pers yang sama mengatakan Aksi Bela Palestina ini merupakan rangkaian aksi yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya. Menurutnya, aksi ini juga sebagai respons dari aksi-aksi serupa yang berlangsung di sejumlah negara-negara lain di dunia. Indonesia, kata dia, sama-sama ikut menentang agresi Israel.

Serangan Hamas di Israel Selatan pada 7 Oktober 2023, memicu eskalasi paling berdarah dalam konflik Palestina-Israel selama bertahun-tahun. Israel meresponsnya dengan agresi militer yang mengakibatkan ribuan warga sipil. (Ay/BERNAS)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button