Bupati Bondowoso Berharap MA IPNU Berkontribusi Pada Pembangunan Bangsa dan Negara

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Musyawarah Nasional (Munas) Majelis Alumni (MA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) digelar di Bondowoso. Hadir dalam Munas Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, dan Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar.
Hadir pula Forkopimda Kabupaten Bondowoso, Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dan para tokoh serta peserta Munas dari berbagai wilayah di Indonesia.
Bupati Bondowoso, KH. Abd. Hamid Wahid menyampaikan terima kasih atas kehadiran tokoh nasional dalam Munas. Hal ini sebagai pendorong motivasi bagi keluarga besar IPNU dalam menjalankan pengadiannya.
“IPNU merupakan lembaga kaderisasi yang penting dalam menyiapkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang tersebar di berbagai bidang kehidupan. Mulai dari pendidikan, politik, hingga birokrasi,” jelasnya.
Munas kali ini, lanjutnya, bukan hanya sebagai forum organisasi, melainkan juga ajang strategis untuk memperkuat kontribusi alumni IPNU dalam mengatasi berbagai tantangan bangsa. Kegiatan seperti ini membawa manfaat tidak hanya untuk pengembangan organisasi, tetapi juga untuk kemajuan daerah dan negara secara keseluruhan.
Bupati menyoroti beragam persoalan yang sedang dihadapi Indonesia, seperti masalah ketahanan pangan, ketimpangan pembangunan industri, krisis lingkungan, hingga polarisasi sosial yang kian tajam.
Dalam konteks tersebut, alumni IPNU diharapkan mampu memainkan peran sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani dan menjernihkan dinamika sosial. Sebagai sumbangsih pada pembangunan bangsa dan Negara.
Ra Hamid, sapaannya berharap Munas ini dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif untuk memperkuat sinergi antar alumni IPNU untuk berpartisipasi membangun Indonesia yang lebih adil, kompetitif, dan berkarakter.
“Semoga Munas ini menghasilkan kerja nyata dalam meneruskan perjuangan para ulama dan memperkuat rasa kebangsaan kita semua. Sehingga hadirnya kader NU betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan Negara Indonesia,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



