Undana dan Pemda TTU Bersatu Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di NTT

BeritaNasional.ID, KEFAMENANU – Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memperkuat sinergi pembangunan daerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan berlangsung di Ruang Kerja Bupati TTU, Kamis (16/10/2025), disaksikan oleh jajaran pejabat Pemda TTU serta perwakilan Undana.
Rektor Undana, Prof. Maxs U. E. Sanam, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
“Kami menerima penugasan dari Menteri Dikti Saintek untuk mengembangkan ternak sapi potong mulai dari aspek budidaya hingga hilirisasi produk dagingnya. Penugasan ini melibatkan tiga perguruan tinggi, yaitu Undana, Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Timor (Unimor),” ungkap Prof. Maxs kepada Bernas, Jumat 17 Oktober.
Menurut Rektor, kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor peternakan, tetapi juga mencakup kolaborasi reguler dalam pengembangan dan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi di berbagai bidang strategis.
“Undana juga berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan utama di NTT, yakni stunting dan kemiskinan ekstrem, melalui keterlibatan aktif dosen peneliti, mahasiswa KKN Tematik, serta program Dosen dan Mahasiswa Undana Berdampak,” jelas Prof. Maxs.
Rektor Undana menegaskan bahwa kerja sama seperti ini menjadi wadah bagi universitas untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bukan hanya dalam tataran akademik, tetapi juga pada penerapan hasil riset dan inovasi di lapangan.
Sementara itu, Bupati TTU, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, menyambut baik kerja sama tersebut.
Ia menilai Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi kunci dalam mempercepat kemajuan daerah jika dijalankan secara sinergis antara perguruan tinggi dan pemerintah.
“Tri Dharma pendidikan harus dihadirkan untuk menyukseskan pembangunan daerah. Dengan kerja sama ini, kami yakin Undana dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat TTU,” ujar Bupati Falent.
Ia berharap agar kerja sama antara Pemda TTU dan Undana ini menjadi langkah awal menuju kemitraan yang lebih luas, terutama dalam pengembangan sektor peternakan, ketahanan pangan, dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui penurunan angka stunting.
Selain itu, implementasi program-program kolaboratif nantinya akan melibatkan mahasiswa dan dosen Undana secara langsung di lapangan, sehingga hasil penelitian dan pengabdian dapat memberikan dampak positif yang terukur bagi masyarakat TTU.*
Alberto



