DaerahHeadlineJawa TimurRagamSitubondo

Sebulan Tidur di Gubuk Tanpa Dinding, Korban Kebakaran di Panarukan Kini Bangkit Berkat Bantuan Pemkab Situbondo

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Senyum lega kini menghiasi wajah Hadi Prayitno (57), warga Kampung Paowan, RT 01 RW 01, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Setelah sekitar satu bulan lebih tidur di gubuk kecil tanpa dinding akibat rumahnya hangus terbakar, Hadi akhirnya mendapat bantuan untuk kembali membangun tempat tinggalnya.

⁹Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan sebesar Rp 15 juta. Dana tersebut langsung dicairkan melalui Bank Jatim atas nama Hadi Prayitno, Kamis (27/8/2026).

Bantuan itu menjadi harapan baru bagi Hadi dan keluarganya yang sebelumnya sempat dilanda keputusasaan karena tidak memiliki biaya untuk membangun kembali rumah yang terbakar sekitar satu setengah bulan lalu.

Selama rumahnya belum bisa ditempati, Hadi terpaksa bertahan di sebuah bangunan sederhana di dekat kandang.

Ia mengaku tidur di tempat tersebut selama lebih dari sebulan dengan kondisi yang serba terbatas.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Panarukan Rahmat Fauzi, S.STP., M.Si., CMU turut mengawal proses pengajuan hingga pencairan bantuan tersebut. Bahkan, ia turun langsung memantau proses pembangunan rumah milik Hadi.

Ahmad Fauzi membenarkan bahwa Pemkab Situbondo telah mengucurkan dana Rp 15 juta untuk membantu pembangunan rumah layak huni bagi korban kebakaran tersebut.

“Dana tersebut sudah dicairkan melalui Bank Jatim atas nama Pak Hadi Prayitno sebesar Rp 15 juta. Kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk pembangunan rumah,” ujar Ahmad Fauzi saat meninjau lokasi pembangunan rumah Hadi.

Kini, rumah yang selama ini hanya tinggal kenangan mulai kembali berdiri.

Hadi yang ditemui di lokasi pembangunan tampak tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Situbondo Mas Rio, Wakil Bupati Situbondo Mbak Ulfi, serta jajaran Kecamatan Panarukan yang telah membantu memperjuangkan bantuan untuk dirinya.

“Terima kasih Pak Bupati Mas Rio, Bu Wabup Mbak Ulfi, Pak Camat dan jajarannya. Bantuan ini sangat besar artinya bagi saya dan keluarga,” ucap Hadi.

Hadi menceritakan, selama lebih dari satu bulan dirinya sempat merasa putus asa. Keterbatasan biaya membuatnya tidak yakin bisa kembali memiliki rumah.

Namun, harapan itu berubah ketika ia mendapat kabar bahwa Pemkab Situbondo akan memberikan bantuan untuk pembangunan rumahnya.

“Saya sempat berpikir tidak bisa membangun rumah lagi. Tetapi saat mendapat kabar bantuan ini, saya langsung sujud syukur,” katanya.

Bagi Hadi, bantuan Rp 15 juta tersebut bukan sekadar dana pembangunan. Bantuan itu menjadi titik awal untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran merenggut tempat tinggalnya.

Kini, perlahan Hadi dan keluarganya bisa menatap masa depan dengan lebih optimistis, sembari menyaksikan rumah yang pernah hangus terbakar kembali berdiri.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button