Polewali MandarSulawesi BaratSulbar

Bedah Rumah Merdeka Dr.Agusnia HS: Kolaborasi untuk Masa Depan Syafii

BeritaNasional. ID. POLMAN SULBAR–Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, wujud gotong royong dan kepedulian sosial kembali hidup di Polewali Mandar. Melalui program Bedah Rumah Merdeka, berbagai pihak bergandengan tangan membangun harapan baru bagi Syafii, seorang anak yatim piatu yang selama ini hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Program ini dipimpin oleh Hj. Agusnia Hasan Sulur selaku Koordinator Bakti Sosial, yang menggandeng lintas elemen, mulai dari Pemkab Polman, Apersi Bersatu, IWAPI, TNI, pengusaha, kontraktor, hingga masyarakat Lingkungan Ujung, Kelurahan Polewali.

“Ini bukan sekadar pembangunan rumah, tapi pembangunan harapan untuk anak yang memang sangat membutuhkan,” ujar Hj. Agusnia.

Syafii, Yatim Piatu Sejak 7 Bulan Kini Menatap Masa Depan Baru

Syafii telah ditinggal kedua orang tuanya sejak usia 7 bulan. Selain menjadi yatim piatu, ia juga mengalami gangguan kesehatan cukup serius. Selama ini, ia tinggal di rumah tak layak huni—bahkan tanpa lantai. Kondisi itu tentu sangat tidak ideal bagi anak seusianya.

Kini, rumah baru untuk Syafii mulai dibangun. Meski belum rampung, pondasi harapan itu telah berdiri tegak. Yang paling mengharukan, kondisi kesehatannya juga mulai menunjukkan perkembangan positif berkat pendampingan medis dari tim Puskesmas Massenga dan dukungan dokter-dokter ahli.

“Melihat pembangunan rumah dimulai saja sudah membuat kami sangat bersyukur. Ini langkah besar bagi Syafii,” ungkap salah satu kerabatnya penuh haru.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 10 Agustus 2025

Sebagai bagian dari rangkaian Bakti Sosial HUT RI ke-80, masyarakat Polewali Mandar juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pada tanggal 10 Agustus 2025.

Kegiatan ini melibatkan tim medis dari:

IDI (Ikatan Dokter Indonesia)

IBI (Ikatan Bidan Indonesia)

PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) dan didukung penuh oleh Dinas Kesehatan serta sejumlah puskesmas setempat.

Merdeka yang Sesungguhnya: Ketika Kepedulian Menjadi Aksi Nyata

Program Bedah Rumah Merdeka menjadi bukti bahwa makna kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang sangat bermakna—bukan hanya melalui seremoni, tetapi lewat aksi nyata yang menyentuh hidup orang-orang yang paling membutuhkan.

Di balik pembangunan rumah Syafii, tersimpan semangat kolaborasi, cinta, dan kepedulian yang menyatu dalam satu pesan kuat: kemerdekaan adalah hak setiap anak bangsa untuk hidup layak, sehat, dan penuh harapan.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button