DaerahNasionalRagamSitubondo

Dinilai Merugikan Nelayan, Edhy Prabowo Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster

BeritaNasional.ID , SITUBONDO – Dalam Kunjungan Kerjanya (kunker) di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 
menegaskan mencabut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Ekspor Benih Lobster

Penegasan pencabutan tersebut disampaikan langsung di depan seluruh undangan, nelayan dan pembudidaya Lobster maupun kepiting, bahwa Permen yang diterbitkan oleh menteri perikanan sebelumnya Susi Pudjiastuti dicabut karena dianggapnya Keputusan itu sangat merugikan masyarakat.

“Dengan resmi, Saya mencabut Permen Nomor 56 karena kami anggap sangat merugikan, padahal masyarakat (nelayan) kita banyak mencari mata pencaharian dari lobster tapi tiba-tiba dihapus (dilarang) tanpa ada alternatif ataupun solusi lain terhadap masyarakat,” Tata Edhy, Kamis 9/7/2020.

Meskipun keputusannya tersebut akan menuai protes oleh banyak orang, Edhy Prabowo yakin keputusannya tersebut merupakan keputusan tepat dalam mendukung program Presiden Jokowi untuk mensejahterakan masyarakat.

“Dengan pemikir – pemikir yang berada di belakang saya, saya buka kembali eksport lobster untuk kepentingan rakyat, dengan berjalannya kembali eksport lobster para nelayan pembudi daya lobster niscaya turut memperolah keuntungan, untuk satu urusan rakyat, kita satu komando di bawah pak Presiden Jokowi, apalagi ini ditemgah covid-19,”Kata Edhy.

Sementara kepada Bupati Situbondo, Edhy berjanji akan siap membantu kemajuan kabupaten situbondo, tingkatkan devisa negara melalui perikanan.

“Saya akan turunkan tim ke Situbondo pak Bupati, agar nantinya Situbondo bisa maju melalui sektor perikanan, karena apabila situbondo kesejahteraan masyarakat nelayannya maju dan meningkat, otomatis devisa untuk negara juga meningkat,” Tutupnya.

Bupati Situbondo H.Dadang Wigiarto.SH kepada menteri Edhy Prabowo berkeluh kesah lesunya pasar ekspor kerapu dan lobster sejak empat tahun terakhir, dirinya berharap pemerintah segera membantu solusi terbaik bagi pembudi daya

“kalau pasarnya tidak didukung oleh pemerintah, pembudi daya dengan modal kecil dipastikan tidak bisa bertahan, hanya pemodal besar yang bertahan, dengan keputusan pak menteri membu kran ekspor lobster, haraoannya 90 perusaahan yang diberi hak ekspor, mohon di berikan kebijakan agar mereka membina plasma kecil,” Harap Bupati.

Diakhir Kunkernya, menteri Edhy Prabowo menyerahkan secra simbolis bantuan premi asuransi, PITAP, Benih udang, benih kerapu, benih kakap putih, pakan, Catin udang, bibit R . Laut bioflok benih rajungan, benih bandeng dan benih nila denganniali seluruhnya senilai Rp 2.817.874.245 kepada Pokdakan Jawa Timur.

Turut serta dalam kunker Menteri Edhy Prabowo,Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin, Effendy Ghazali. Wakil ketua DPR RI dan Kepala Dinas KKP provinsi Jawa Timur

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close