DaerahRagam

Dua Wanita Malam Plus 5 Pria Tercyduk Dalam Ops Gabungan Polri TNI & Satpol PP Banyuwangi

"Target kita adalah pesta miras dan narkoba," terang Kabag Ops Kompol Sumartono.

image_pdf

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Jelang Tahun Baru 2019, aparat gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Banyuwangi menggelar Operasi Cipta Kondisi. Sasarannya adalah tempat-tempat hiburan malam di wilayah Banyuwangi.

Kabag Ops Polres Banyuwangi, Kompol Sumartono yang memimpin operasi dari Sabtu malam hingga Minggu dinihari (29-30 Desember 2018) mengatakan, operasi yang dilakukan tersebut dalam rangka mengantisipasi Tahun Baru 2019.

“Target kita adalah pesta miras dan narkoba,” terang satu-satunya perwira menengah dalam operasi cipkon yang juga mantan Kabagops Polres Situbondo ini.

Dikatakan pamen yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Genteng ini, operasi skala besar yang melibatkan personil gabungan tersebut digelar dalam rangka mengamankan malam pergantian tahun serta libur Tahun Baru 2019. Tim gabungan yang dipimpinnya terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP yang diterjunkan dalam Ops Cipkon ini berkekuatan 55 personil terdiri 6 perwira, 2 POM TNI, 9 orang Satpol PP, 7 anggota Kodim, 6 Satsabhara, 18 Satnarkoba, 2 humas, dan 3 personil Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Banyuwangi. Beberapa perwira Polres yang tampak diantaranya Kasat Sabhara AKP Basori Alwi dan Kasat Narkoba AKP Imron.

“Titik operasi kita pertama di Karaoke NEO Jalan Brawijaya Banyuwangi. Ada 4 krat miras tipe A yang diamankan karena tak dilengkapi ijin,” paparnya kepada wartawan.

Saat menyisir Warung Panjang (WP) Ketapang Kalipuro, duo perempuan berambut lurus dan tinggi semampai yang mengaku bernama Diva dan Dina, asal Kecamatan Wongsorejo langsung diangkut aparat gabungan, Minggu (30/12/18) dinihari. Keduanya pun dibawa ke Mapolres Banyuwangi dan diinterogasi.

Dina dan Diva merupakan 2 diantara 7 orang yang diamankan petugas gabungan. Sementara lima lainnya berjenis kelamin laki-laki.

“Tujuh orang ini tidak membawa KTP, jadi harus menjalani proses pembinaan dan dijatuhi sanksi tindak pidana ringan,” ujar Kasat Sabhara AKP Basori Alwi.

Dalam Ops Cikon ini, seluruh pengunjung yang ada ditempat hiburan malam disuruh mengeluarkan KTP. Bahkan sebagian dari mereka juga di tes urine. Namun hasilnya negatif. “Hanya ada beberapa pengunjung yang tak membawa KTP, lalu kita amankan,” tambah AKP Basori Alwi.

Ketika di WP, aparat sempat memulangkan 22 pemandu lagu yang berpakaian serba seksi dan bermake-up tebal. Proses pemulangan disertai pembagian KTP yang semula disita. Mereka berasal dari luar kota, diantaranya Situbondo, Bondowoso, Jember dan Jawa Tengah. Para pemandu lagu itu dijanji agar tidak kembali lagi.

Ops Cipkon terakhir pada Minggu dinihari mengarah ke Karaoke Asika di dekat Wisata Pemandian Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Sayangnya lokasi hiburan tersebut sudah sunyi, sehingga petugas kembali ke mako Polres Banyuwangi dan menutup operasi. (red)

Caption : Salah satu wanita malam yang terjaring operasi cipkon gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Banyuwangi di WP

Tags
Show More

Related Articles

Close