ACEH

GDAD Upaya BNN Meminimalisir Penyalahgunaan Narkoba

BeritaNasional.ID-Gayo Lues-Grend Desain Alternatif Developmen (GDAD) diupayakan Badan Nasional Narkotika Kabupaten Gayo Lues, Aceh dapat meminimalir penyalahgunaan narkoba di kabupaten itu. Program ini juga sudah berjalan di beberapa kecamatan di kabupaten setempat.

Namun, dalam mewujudkan Gayo Lues yang bebas narkoba BNNK tentu tidak dapat bekerja sendiri melainkan harus dengan kerjasama semua pihak agar upaya ini dapat tercapai.

“Kita harus bersama-sama untuk mengusir para bandar sabu di Gayo Lues dan kita tidak mau bumi Gayo Lues dicemari oleh narkoba,” ujar, Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi, Brigjen.Pol.Drs Faisal Abdul Nasar, M.H, saat menggelar Press Relise di Kantor BNNK Kabupaten Gayo Lues.

Tidak tanggung-tanggung, KA BNNP tersebut memerintahkan BNNK negeri yanh berjuluk Seribu Bukit menembak mati bandar narkoba yang berkeliaran di kabupaten itu.

“Bila Hendak ditangkap dan diberi peringatkan, namun tetap saja melawan. Bandar narkoba di Gayo Lues tembak saja, saya yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurut Jendral Polisi Bintang satu itu, sudah terlalu banyak Generasi Aceh, tidak terkecuali di Gayo Lues yang terkapar, ada yang meninggal dunia, sakit-sakitan, dan masuk bui akibat bahaya narkoba.

“Bulan ini saja, sudah sekitar 5.000 orang yang masuk jeruji besi lantaran terlibat narkoba,” ungkapnya.

Disampaikan Kepala BNNP itu, hampir semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pejabat sudah ada yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, untuk itu Dia berharap agar semua pihak saling bersinergi memberantas narkoba.

Diterbitkannya Inpres No 6, narkoba dapat dicegah melalui program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dalam hal ini semua pihak harus bersama-sama memberantas narkoba tersebut(Abu Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close