Politik

Ini Kata PSI Soal Hasil Survei Median

image_pdf

BeritaNasional.ID Jakarta – Dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Media Survei Nasional (Median) jarak keunggulan Jokowi Widodo-Maruf Amin terhadap pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya tersisa 10 persen.

Menanggapi hal tersebut ketua umum PSI Grace Natalie jika dirasa penting untuk melihat kredibilitas dan track record lembaga.

“Bulan desember, sejumlah lembaga survei kredibel di negara ini merilis temuan jarak elektabilitas antar paslon masih di kisaran 20%,” kata Grace saat dihubungi, Senin (21/1/2019).

Grace menyebut dinamika politik tentu bisa membuat angka berubah. namun kalau dalam selisih seminggu dua minggu hasilnya jauh berbeda, perlu sebuah peristiwa yang luar biasa.

“Apakah ada peristiwa luar biasa yg terjadi pada rentang akhir Desember sampai awal Januari? Dalam catatan kami tidak ada. Bahkan Pak Prabowo terus mengeluarkan pernyataan yang berbeda dgn fakta di lapangan, dan cenderung melakukan blunder,” bebernya.

Dirinya pun kembali mempertanyakan dari mana kenaikan 10 persen yang tiba tiba itu. “Wallahu A’lam,” jawabnya ketus.

Diketahui Lembaga sigi Media Survei Nasional (Median) mencatat selisih elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kian menipis.

Hal itu merujuk pada hasil jajak pendapat Median per Januari 2019, yakni elektabilitas Jokowi-Ma’ruf kini sebesar 47,9 persen dan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen. Oleh karena itu, perbedaan elektabilitas keduanya menjadi 9,2 persen.

“Selisih elektabilitas atau jarak elektoral relatif menipis. Suara pasangan Jokowi-Ma’ruf relatif stagnan, sedangan Prabowo-Sandiaga tumbuh namun relatif lambat,” kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019). (daff/dki)

Show More

Related Articles

Close