Kebakaran di Jalan Mengundang Hanguskan Dua Rumah, Dinsos Polman Salurkan Bantuan

BeritaNasional.ID POLWAN SULBAR– Kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 9 Maret 2026 sekitar pukul 21.30 WITA di Jalan Mengundang, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Sulawesi Barat.
Kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk dengan akses jalan yang relatif sempit. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Akibat kejadian tersebut, dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya turut terdampak.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang menjadi penyintas bencana, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, yang meminta agar korban kebakaran segera mendapatkan perhatian dan bantuan.
Bantuan yang disalurkan bersumber dari anggaran APBN berupa kebutuhan sekunder untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban pasca-bencana.
Penyerahan bantuan, sesuai arahan Plt Kepala Dinas Sosial Polman, Andi Hizbullah Mastar, dipimpin oleh Pekerja Sosial (Peksos) Kebencanaan, Muliyadi, S.Sos., bersama staf Dinas Sosial serta anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Polman. Kegiatan tersebut juga dihadiri aparat Kelurahan Polewali.
Muliyadi menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kebakaran yang kembali terjadi di wilayah Polman.
“Bencana kebakaran ini sudah terjadi tiga kali dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, agar lebih berhati-hati saat memasak dan tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.
“Semoga ini menjadi kejadian terakhir di Polman,” tambahnya.
Selain itu, Muliyadi juga berharap aparat masjid dapat turut mengingatkan warga agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat Tarawih atau kegiatan berjamaah di masjid.
“Setiap hendak meninggalkan rumah, pastikan kompor sudah dimatikan dan kondisi rumah aman,” tutupnya. (Humdus/Un)



