Sidrap

Konfrenkab PWI Sidrap-Enrekang, Panitia, Pimpinan Sidang dan Pengurus PWI Sulsel Diduga Berjamaah Langgar PD/ART PWI

Risal Bakri: Semuanya Harus Diberi Sanksi

BeritaNasional.ID, Sidrap – Hasil Konfrensi PWI Kabupaten Sidrap-Enrekang menjadi perbincangan hangat di kalangan Pengurus PWI Propensi dan Pusat, dimana dalam Konfrensi tersebut pimpinan Sidang di bawah kendali Anwar Sanusi yang juga sebagai Sekretaris PWI Propensi Sulsel berupayah keras untuk meloloskan jagoannya untuk menduduki posisi Ketua PWI Sidrap-Enrekang.

Dalam proses Konfrensi berlangsung, Anwar Sanusi mengabaikan atau mengesampingkan PD-ART PWI pada pasal 25 ayat 1 dan 2, dimana saudara Edy Basri belum mengantongi Kartu Anggota Biasa (AB), namun tetap meloloskan meski memuai kritikan dari peserta Konfrensi, sehingga ia menetapkan Saudara Edy Basri terpilih secara Aklamasi, di mana dalam pesertanya hanya di hadiri 11 orang, 5 orang di antaranya menggunakan mandat, tiga orang Al Out, satu orang tidak memiliki kartu anggota (Edy Basri).

Hal tersebut diungkapkan Risal Bakri (Mantan Sekretaris PWI Sidrap-Enrekang) saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin, 1 Juni 2020 di Pangkajene Sidrap.

Menurut Risal Bakri, Kami Cs telah memenuhi panggilan DK PWI Propensi Sulsel untuk klarifikasi terkait dengan Kejadian atau proses hasil Konfrensi PWI Sidrap-Enrekang.

“Kami Cs apresiasi kepada Ketua PWI Pusat, Sekjen PWI Pusat dan Kabid Organisasi PWI Pusat atas di dengarnya surat kami Cs, tujuan ini semata-mata untuk menyelamatkan PWI kedepan, agar PWI lebih bermartabat, dan jadi penutan di tengah-tengah masyarakat,”ujar Rizal Bakri.

Lanjut ia katakan bahwa tak lupa ia bersama rekannya ucapkan banyak Terimah kasih kepada DK PWI Propensi yang begitu aktif untuk mengamati dan mencermati persoalan dan keluhan anggota yang ada di bawah.

Dengan adanya surat teguran keras yang dilayangkan ke Ketua PWI Propensi Sulsel, yang bertujuan untuk mencabut Surat Keputusan PWI Propensi Sulsel atas pengukuhan dan pelantikan Pengurus PWI Sidrap-Enrekang.

Untuk itu, kata Risal Bakri sejatinya Ketua PWI Pusat lebih cermat melihat dan mengamati perjalanan Konfrensi PWI Sidrap-Enrekang hingga Ke Pengukuhan dan Pelantikan, pasalnya ini adalah Pelanggaran PD/ART, Karna Ketua PWI Propensi Sulsel, Sekretaris dan Kabid Organisasi itu ikut serta dan aktif dalam proses tersebut, sejatinya bukan saja SK Pengurus PWI Sidrap -Enrekang yang di Cabut, juga Pengurus PWI Propensi Sulsel, karna ini adalah kerja berjamaah dan saling berkaitan.

Lanjut Risal Bakri salah satu bukti, saat Panitia Konfrensi, Ketua Terpilih dan Moderator dan Mantan Ketua Hasman Hanafi saat di panggil oleh DK PWI Propensi untuk Klarifikasi terkait pelaksanaan Konfrensi, semuanya tidak hadir, meski sudah di panggil berulang kali. ini bukti bahwa ini penuh permainan, guna untuk meloloskan Edi Basri sebagai Ketua PWI Sidrap-Enrekang, ada apa di PWI Propensi Sulsel. (Rsl)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close