
BeritaNasional.ID,DUMAI/RIAU – Wakil Gubernur(Wagub) Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution pada Minggu(7/5) mengunjungi Masjid Jami’ Baiturrahman untuk melaksanakan kegiatan Program Gerakan Sholat Subuh Berjamaah(GSSB) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.
Tujuan Program GSSB Pemprov Riau merupakan Program Pemprov dalam menyampaikan dakwah kepada umat Islam untuk selalu melaksanakan salat berjamaah di masjid/musholla, dan pelaksanaan program tersebut di Masjid Jami’ Baiturrahman merupakan pelaksanaan program GSSB Pemprov Riau yang ke 124 kalinya.
Wagub Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution mengatakan bahwa Program Dakwah Pemprov Riau sudah ada sejak tahun 2016 dengan Program Jihad (Pengajian Ahad).
“Seiring waktu berjalan, program jihad perlahan-lahan menghilang, namun tahun 2019 kembali digerakkan dengan nama GSSB Provinsi Riau setelah itu tahun 2020 terhenti karena pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Saat Covid-19 pemerintah memberi himbauan agar masyarakat untuk melaksanakan ibadah dirumah bagi lansia dan untuk yang muda tetap berjamaah di masjid namun diberi jarak.
“Kebijakan itu tidak dibuat asal-asalan tapi telah mendapat masukkan dari ulama. Tujuan pemerintah membuat kebijakan tersebut agar ibadah tetap berjalan dan kesehatan tetap terjaga,” kata Edy Nasution.
“Jadi setelah Covid-19 mereda sudah menjadi tanggungjawab kita mengajak kembali masyarakat untuk meramaikan masjid untuk salat berjamaah,” tambahnya.
Wagubri mengatakan bahwa pelaksanaan Program GSSB Provinsi Riau turut melibatkan tokoh pemerintahan dan ulama serta tokoh masyarakat yang nantinya dapat memberikan tausiah sebagai upaya untuk memberi kecerdasan pada umat islam.
“Mudah-mudahan dengan GSSB ini mengantarkan kita untuk berkumpul kembali di surganya Allah,” tutupnya.
Selaku Ketua GSSB Provinsi Riau, Zulhusni Domo yang juga menjabat sebagai ketua harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau turut menyampaikan bahwa salah satu tujuan GSSB adalah mempersatukan umat.
“Jadi keberadaan kami bukan untuk membuat masjid terpecah belah, tapi kami ingin agar kita bersatu,” ujarnya.
Menurut Zulhusni Domo, tidak ada kebahagiaan yang sempurna kecuali umat islam ini bersatu dan merupakan menjadi impian bersama.
“Insyaallah dengan bersatu umat islam akan memberi kedamaian. Salah satu persatuan itu hanya di masjid,” imbuhnya.
Sebagai penutup, Zulhusni Domo juga berharap kehadiran Wagubri dan Tim GSSB di Mesjid tersebut dapat menjadi penyemangat bagi jamaah supaya ke depannya salat subuh dan salat-salat berjamaah lainnya di masjid semakin ramai.(AL/BERNAS)



