ACEHHukum & Kriminal

Pembangunan Rumah Dhuafa di Aceh Jaya Dikerjakan Asal Jadi, Penegak Hukum Diminta Bertindak

Beritanaaional.Id, Calang – Pembangunan Rumah bantuan kepada masyarakat kurang mampu oleh Pemerintah Aceh, dinilai tidak sesuai harapan dan terkesan asal jadi. Pasalnya sejumlah rumah yang sudah dipasang keramik tidak dapat digunakan karena tergelupas dan sebahagian rumah lainnya juga tidak dilengkapi gordeng atas secara sempurna.

Berdasarkan laporan yang diterima media ini, Senin pagi (30/12/19) menyebutkan sejumlah Rumah bantuan untuk kaum Dhuafa yang hampir finising pengerjaannya, didapatkan sejumlah bagiannya tidak sesuai harapan, seperti keramik yang dipasang dan dinyatakan sudah selesai ternyata saat diinjak keramik terdebut lepas. Dipastikan pengerjaam dilakukan tidak sesuai standar.

Rumah yang mengalami hal serupa terdapat di Gampong Sango Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.

Kecuali itu, dari salah seorang penerima manfaat Rumah Dhuafa di Gampong Pante cermin, juga mengeluhkan perihal yang hampir sama dimana rumah yang diterimanya dan kini dalam proses pengerjaan juga tidak dilengkapi oleh lagor Gording atas di bagian depan dan belakang. Seng atap di sematkan pada papan lesplang. Sementara dua unit rumah dari 7 rumah yang di bangun di Gampong terdebut dilengkapi Lagor Gording.

Hazami, S.Pd salah seorang anggota DPRK Aceh Jaya, yang sempat turun langsung ke lokasi rumah yang diduga tidak berkualitas itu, mengakui kondisi buruk sejumlah rumah yang dibangun oleh Pemerintah Aceh itu.

“Memang sangat kita sayangkan bila bantuan yang diberikan hanya sebatas pencitraan semata dengan jumlah nama, tapi kualitas tidak memberikan manfaat yang optimal kepada penerima manfaat,” kata Politisi PNA ini.

Tidak cuma itu, sejumlah rumah lainnya yang termasuk dalam program 4000 unit rumah yang dibangun Pemerintah Aceh itu, juga tampak masih terbengkalai, dan pengerjaannya masih ada yang baru 50 persen.

“Kami minta kepada konsultan pengawas dan pihak terkait lainnya agar lebih serius dan bekerja sungguh sunghuh dalam pengawasan terhadap rumah dhuafa ini,” Kata Hazami.

Terkait dengan peristiwa itu, Hazami atas nama masayarakat Aceh Jaya, mengaku sangat kecewa dengan kualitas bangunan Rumah bantuan untuk Kaum Dhuafa yang dibangun di Daerah tersebut, dan seraya mengharapkan agar para penegak hukum dapat turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap proses pengerjaan rumah tersebut, karena sudah sangat nyata tidak sejalan dengan harapan masyarakat.

“Saya minta pihak penegak hukum dapat turun ke lapangan dan mengambil tindakan tegas, bila terjadi indikasi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek tersebut diluar prosedur,” temikian tegasnya. (Alan)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close