Pemkab Polman Tertidur Komunitas 2000 Bangun Rumah Kakek Borahima

144 total views, 3 views today

Berita Nasional.ID.Polman Sulbar.Komunitas 2000 berbagi membangunkan rumah baru untuk kakek Borahima di dusun Garassi Desa Nepo, kecamatan Wonomulyo Minggu (04/02).

Kakek Borahima (60) warga Dusun Garassi Desa Nepo kecamatan Wonomulyo tinggal di sebuah gubuk Reok berukuran 2×2 Meter ini bekerja sebagai pemungut buah kelapa di sekitaran pantai Garassi, hasilnya yang tidak menentu kemudian di jual untuk belikan beras.

Namun saat buah kelapa yang ia dapatkan tidak mencukupi untuk digunakan untuk membeli beras, ia terkadang tidak memakan nasi dan hanya mengandalkan belas kasihan tetangga.

ketua komunitas Rp 2000 Abdul Razak Ismail mengatakan komunitas 2000 berinisiatif membangun rumah berukuran 3×4 untuk kakek Borahima karena rumah kakek tua ini sudah sangat memprihatinkan

” bangunan rumah ini murni bang dari komunitas Rp 2000 dan tidak ada bantuan dari pemerintah” ungkapnya kepada Media .

Ia juga menambahkan, beberapa hari yang lalu sempat berhembus kabar bahwa pemerintah kecamatan Wonomulyo akan membantu komunitas Rp 2000 berupa bangunan teras dan dapur namun sampai saat ini belum ada , olehnya itu komunitas 2000 tidak menunggu itu dan langsung mendirikan rumah untuk kakek tua ini mengingat kakek Borahima juga sudah sangat membutuhkan Rumah .

lebih lanjut Razak mengatakan selama proses pengerjaan Rumah kakek Borahima mencapai waktu seminggu , komunitas 2000 menerima bantuan konsumsi dari pemerintah desa Nepo sebesar Rp 500.000.

” kemarin ada dari pemerintah yang memberikan bantuan uang Rp.500.000, katanya untuk konsumsi tukang yang bekerja, walaupun tidak ada itu kita akan tetap bekerja dan masyarakat juga sangat antusias membantu kami” ungkapnya

lebih lanjut komunitas yang berdiri sejak Desember 2017 ini mengatakan rumah kakek Borahima di targetkan rampung hari ini,yang seharusnya menggunakan waktu sekitar 1 Minggu.

sementara itu kakek Borahima yang merasa bersyukur atas bantuan rumah dari komunitas Rp 2000.

” saya merasa bersyukur dengan adanya komunitas Rp 2000 yang membantu saya Karna untuk mengharapkan pemerintah pun tidak ada perhatian kepada saya” ungkapnya

ia juga mengucapkan Terimah kasih atas bantuan rumah dari komunitas Rp 2000 dan mendoakan semoga komunitas ini rezkinya terus bertambah sehingga bisa terus membantu sesama yang membutuhkan.

Sementara ituTokoh masyarakat di dusun Garassi, Borahima Tolai merasa bersyukur dengan adanya komunitas Rp 2000 yang memberikan bantuan rumah kepada kakek karena sejatinya Pemerintah lah yang harusnya membantu namun sampai rumah di dirikan belum pernah ada bantuan pemerintah untuk kakek tua ini.

” Saya dan masyarakat disini sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari komunitas Rp 2000 yang memberikan bantuan Rumah kepada kakek tua ini, hal ini terlihat dari antusias puluhan masyarakat yang membantu setiap harinya hingga rumah ini rampung” ungkap. (Rahma/yuni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *