Daerah

Pengurus ASKAB Bertemu Dengan Bupati Anas

Begini Arahan Orang Nomor Satu di Bumi Blambangan Ini

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI – Seluruh kepala desa di Banyuwangi didorong untuk lebih bisa berinovatif menciptakan program-program baru dilingkungan kantornya. Salah satunya dengan menambah fungsi balai desa menjadi balai budaya. Hal itu sebagaimana disampaikan
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dihadapan pengurus Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB).

“Selain kantor bagi petugas desa, balai desa kedepan harus bisa menjadi pusat aktivitas dan tempat berkumpulnya warga, menjadi pusat aktivitas warga. Khususnya menjadi sentra pembinaan seni dan budaya desa,” ujar Anas, Selasa (3/3/20).

Dalam pertemuan sebelumnya dengan 30 pengurus ASKAB yang anggotanya adalah kepala desa se-Banyuwangi Anas mengatakan, fasilitas dan infrastruktur desa, khususnya di kantor desa harus bisa dioptimalkan untuk kegiatan pemberdayaan warga. Untuk itu, Anas mengimbau kepala desa agar lebih kreatif membikin kegiatan yang melibatkan warga.

Semisal menggelar pelatihan maupun kegiatan pemberdayaan yang dijadwal rutin di balai desa. Lalu membuat pertunjukan gandrung setiap malam Minggu, atau hadrah dan sholawatan setiap malam Jumat.

“Jika di balai desa rutin digelar seperti ini, seniman tidak perlu lagi repot membangun sanggar sanggar fisik karena bisa memanfaatkan ruang-ruang kosong yang ada di balai desa. Dengan begitu, balai desa tidak sekedar menjadi kantor bagi petugas desa, tapi juga menjadi balai budaya tempat berkumpulnya warga. Sehingga semangat keguyuban dan gotong royong tetap terjalin kuat di desa,” tuturnya.

Balai desa yang dipenuhi dengan aktivitas sosial dan budaya warganya, merupakan salah satu indoikator Smart Kampung yang ikembangkan Banyuwangi. Untuk itu, Anas kembali meminta agar kepala desa terus meningkatkan pelayanan publik, dan bisa menyelesaikan berbagai permasalah sosial di wilayahnya.

“Penanganan masalah sosial kemasyarakatan ini tiap saat kami sampaikan kepada kades. Karena ini upaya kami untuk mengingatkan bahwa masalah ini adalah prioritas untuk ditangani oleh setiap desa. Mulai dari anak putus sekolah, penanganan ibu hamil beresiko tinggi, hingga masalah kesehatan warga terutama lansia. Kades harus menjadi garda terdepan untuk penanganan ini,” tegas Anas.

Hal lain yang disampaikan Anas adalah masalah menekan peredaran minuman keras hingga pencegahan penyebaran HIV/AIDS.

“Ingatkan kembali seluruh warga tentang ketahanan keluarga. Terkait HIV/AIDS adalah PR besar bangsa ini, dan saya ingin kades berperan langsung pada masalah ini. Intinya, kades harus berperan mengurangi penyakit sosial. Sering turun lapangan adalah kunci untuk mengetehui kondisi warga,” pungkas Anas.

Sementara Ketua ASKAB Anton Sujarwo menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

“ASKAB selalu siap mendukung program-program daerah. Setiap program yang dibuat akan mengacu pada program daerah, sehingga sinkron mulai atas hingga bawah,” lontar Anton, yang juga Kades Aliyan, Kecamatan Rogojampi ini. (red) 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button