Prosedur Impor Barang dari Luar Negeri untuk Importir Pemula, Lengkap!

BeritaNasional.ID, Jakarta – Mengerti tentang prosedur impor barang dari luar negeri krusial untuk kamu yang baru memulai bisnis sebagai importir. Sebab, kegiatan memasukkan barang dagangan dari luar negeri harus melalui proses yang kompleks. Bila tidak teliti dan cermat, kamu berisiko mengalami kesalahan yang merugikan. Maka dari itu, simak langkah-langkah impor yang lengkap di bawah ini!
Prosedur Impor Barang dari Luar Negeri untuk Importir Pemula Terlengkap
Impor barang meliputi proses yang panjang bagi pemula yang baru memulainya. Terapkan langkah-langkah berikut ini agar pengimporan barang lancar dan aman:
● Tentukan Harga dan Sistem Dagang
Harga barang dan sistem dagang menjadi aspek utama yang perlu kamu perhatikan. Kamu harus memahami atas ketentuan apa pembayaran barang ke supplier berjumlah nominal tertentu.
Ini mengingat terdapat berbagai istilah impor seperti FOB, CIF, hingga FAS. Istilah tersebut menjadi rujukan kapan supplier selesai bertanggung jawab atas biaya impor.
Sebagai ilustrasi, kamu menggunakan sistem impor dengan FOB (Free on Board). Maka, biaya pengiriman, asuransi, serta harga barang akan dibayarkan jika kapal telah sampai di titik pelabuhan bongkar yang disepakati. Jadi, sebaiknya pahami dulu istilah-istilah proses impor.
● Tetapkan Metode Pengiriman dan Biayanya
Prosedur impor barang dari luar negeri selanjutnya adalah menetapkan bagaimana barang akan dikirim serta biaya pengiriman yang diperlukan. Kamu perlu memberikan data akurat pada layanan pengangkutan atau forwarder jika ingin nominal biaya pengirimannya tepat.
Data tersebut mencakup ketentuan dagang, dimensi, serta bobot barang yang diimpor. Kamu bisa berkomunikasi ke supplier untuk memudahkan pengumpulan data. Pun jika barang diserahkan di lokasi milik supplier tersebut.
Lalu, pastikan kamu menginformasikan alamat barang dengan rinci. Termasuk tingkat kesulitan alur penjemputan barang di lokasi.
● Pilih Freight Forwarder Terpercaya
Berikutnya, pilihlah freight forwarder atau layanan pengiriman barang impor yang terpercaya dan profesional. Seperti Blueraycargo.co yang berpengalaman sejak tahun 2001 sebagai forwarder China, Korea, hingga USA.
Freight forwarder terpercaya akan menjamin proses impor kamu lebih mudah. Mereka andal dalam mengurus kepabeanan hingga memenuhi syarat-syarat dokumen impor.
Segala kebutuhan logistik, negosiasi tarif angkut, mengurus bea cukai dan asuransi, hingga mengirim barang menuju alamat tujuan menjadi keahlian freight forwarder. Waktu dan biaya impor yang dibutuhkan pun lebih hemat.
● Ambil Pengiriman Paling Ideal
Kamu memiliki berbagai opsi pengiriman ketika mengimpor barang, yaitu:
- Air Freight (Via Udara), yang ideal jika jumlah barang kecil dan dibutuhkan segera;
- Ocean Freight (Via Laut), yang ideal jika ukuran dan jumlah barang besar serta tidak dibutuhkan segera;
- Via Darat (Kereta Api & Truk), yang didukung dengan pengiriman via udara dan laut mengingat Indonesia adalah negara kepulauan.
Kamu bisa menjalani prosedur impor barang dari luar negeri dengan memerhatikan faktor seperti waktu transit hingga biaya pengiriman agar menemukan yang paling ideal.
● Lindungi Barang dengan Asuransi
Kamu perlu mendapatkan asuransi agar barang impor terlindung dari berbagai risiko. Contohnya, ledakan, kebakaran, badai, hingga tenggelam. Aturan tentang asuransi umumnya tercantum dalam Letter of Credit atau kontrak penjualan.
● Penuhi Peraturan Kepabeanan
Ketika mengimpor barang, kamu sebaiknya memahami dan memenuhi berbagai aturan dalam kepabeanan. Ini untuk menjamin bahwa kamu tidak melanggar batasan atau larangan yang berlaku.
Seperti misalnya barang impor yang perlu dikirim dengan dokumen hingga perlakuan khusus sebelum masuk ke Indonesia. Jadi, pelajari informasi mengenai peraturan kepabeanan impor secara lengkap dan patuhi aturan tersebut dengan seksama.
● Selesaikan Pembayaran
Pembayaran juga jadi bagian paling penting prosedur impor barang dari luar negeri yang wajib dipelajari. Kamu perlu menyelesaikan pembayaran setelah tahu total biaya pengiriman dari supplier.
Tersedia berbagai metode pembayaran, mulai dari transfer bank, wesel inkaso, hingga Letter of Credit (L/C). Membayar melalui transfer bank atau wesel cenderung lebih praktis dan terjangkau daripada L/C. Tetapi, keamanannya kurang terjamin.
Itulah mengapa, kamu sebaiknya riset dan survei terlebih dahulu dengan menghubungi importir berpengalaman. Jadi, kamu bisa menyelesaikan pembayaran dengan metode paling cocok sesuai preferensi.
● Atur Pengiriman Barang
Jika pembayaran selesai, segera atur pengiriman impor dengan freight forwarder yang kamu percayai. Informasikan data seperti alamat lengkap, nomor telepon, packing list, hingga salinan invoice sebagai bukti pembelian barang. Jadi, freight forwarder dapat segera memproses pengirimannya.
● Lengkapi Dokumen Impor
Kamu akan menerima beberapa dokumen untuk mengurus kepabeanan agar barangnya sampai dengan selamat. Contoh dokumen impornya yaitu:
- Commercial Invoice;
- Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB);
- Certificate of Origin;
- Packing List.
● Urus Perizinan Impor
Jika pengiriman barang dan dokumen sudah kamu terima, segera urus perizinan impor. Kamu akan lebih mudah menyelesaikan tahap prosedur impor barang dari luar negeri satu ini dengan bantuan freight forwarder seperti Blueray Cargo.
● Bayar Biaya Bea Masuk
Pastikan kamu juga melunasi biaya bea masuk, bea cukai, hingga pajak yang berlaku untuk barang impor. Barang yang dikecualikan dari biaya ini seperti barang untuk kebudayaan, hadiah, hingga kesejahteraan rohani.
● Bawa Barang Keluar Kawasan Pabean
Apabila seluruh urusan pabean selesai, kamu bisa membawa barang impor keluar kawasan tersebut. Lalu, angkut barang ke tempat bisnis kamu.
● Terima Barang
Periksa kondisi dan jumlah barang untuk menjamin tidak ada yang rusak atau hilang. Namun, segera hubungi freight forwarder kalau ada barang rusak atau kurang jumlahnya. Jadi, mereka dapat mengajukan klaim asuransi dengan dukungan data seperti foto dan video.
Nah itulah, prosedur impor barang dari luar negeri tersebut semoga bisa jadi referensi untuk kamu yang baru memulai bisnis sebagai importir. (*)



