392 Shares 3652 Views

Rektor STAIN Parepare Dituntut Mundur Gegara Menghina Status Sosial Keluarga Mahasiswa

biro pare Oct 23, 2017
392 3653

BERITANASIONAL.ID_PAREPARE, Ratusan Mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare berunjuk rasa di Kantor Birokrasi STAIN Parepare, Senin, (23/10/2017).

Unjuk rasa tersebut menuntut agar Dr. Ahmad Sultra Rustam sebagai Ketua STAIN Parepare agar diberikan sanksi atas tindakannya yang dianggap melanggar kode etik kepemimpinan. Bukan hanya itu, mahasiswa mengeluhkan penahanan Surat Keputusan (SK) Panitia beberapa organisasi mahasiswa (Ormawa) karena menghambat dalam berkegiatan.

Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) STAIN Parepare, Mufli Muhtaram mengatakan, “Kami sangat kecewa dengan tindakan yang telah dilakukan oleh Ketua STAIN yang melanggar kode etik kepemimpinan”.

“Kemarin orang tua mahasiswa menangis dan merasa dilecehkan akibat dari perkataan yang disampaikan oleh Ketua STAIN, olehnya itu pada pagi hari ini kami turun untuk menyampaikan aspirasi kami dan tidak seharusnya seorang pemimpin mengatakan hal tersebut yang melanggar kode etik kepemimpinan,” ujar Mufli Muhtaram, Senin, (23/10).

Mufli menegaskan, Ketua STAIN harus turun dari jabatannya atau diberikan sanksi kode etik dan SK dikeluarkan secepatnya. Ketika perihal tersebut tidak terlaksana maka Aliansi Mahasiswa STAIN Parepare akan turun kembali melakukan aksi yang sama.

“Jika aksi kami tidak ditindak lanjuti maka suluruh mahasiswa STAIN akan turun kembali,” tegas Mufli. Sebelumnya, Ketua STAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustam sempat melontarkan kata-kata yang menyinggung perasaan keluarga salah satu mahasiswa STAIN.

Berikut kutipan perkataan Ahmad Sultra Rustam, “Ternyata kamu buka orang kaya, dan ternyata rumahmu tidak lebih bagus dari rumah sawah” Hal tersebut dibantah langsung oleh Ketua STAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustam. Ia mengungkapkan, tidak melakukan hal tersebut sesuai yang dituduhkan. Ia tidak mengetahui jika orang tua mahasiswa tersebut merasa tersinggung. Ia kemudian akan menanyakan kepada mahasiswa mengenai perilakunya yang nenyinggung dan dianggap melanggar kode etik.

“Tuduhan tersebut tidak benar, saya akan memanggil menanyakan ke mahasiswa mengenai hal itu,” kata Rustam.

“Kita akan mengunjungi orang tua mahasiswa karena ingin menyelesaikan persoalan sehingga ada sinergi antara orang tua dan pihak Perguruan Tinggi,” jelas Rustam. (Sul)

You may be interested

Janda Mesiyem Terima Bantuan Proyek Bedah Rumah
Ragam
0 shares43 views

Janda Mesiyem Terima Bantuan Proyek Bedah Rumah

mh said -- BeritaNasional.ID - Jan 20, 2018

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI – Proyek bedah rumah untuk warga miskin di Banyuwangi, hingga saat ini masih terus bergulir. Salah satunya di rumah salah seorang…

AKP Endro Abrianto, SSos, Sosok Kapolsek Low Profile Yang Ringan Tangan
Ragam
0 shares41 views

AKP Endro Abrianto, SSos, Sosok Kapolsek Low Profile Yang Ringan Tangan

mh said -- BeritaNasional.ID - Jan 20, 2018

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI - Sosok polisi tidak selalu menakutkan. Bahkan polisi sebagai pelayan masyarakat harus mampu mengayomi dan menyatu dengan masyarakat. Seperti yang diperlihatkan…

Keberadaan Anak Punk Di RTH Glenmore Resahkan Warga
Ragam
0 shares33 views

Keberadaan Anak Punk Di RTH Glenmore Resahkan Warga

mh said -- BeritaNasional.ID - Jan 20, 2018

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI – Keberadaan anak-anak punk di beberapa tempat terbuka, sempat meresahkan warga sekitar. Bahkan kehadiran anak-anak punk dengan kostumnya yang serba nggembel,…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Most from this category