Sekda : Jumlah Pelajar Terpapar Covid-19 di Situbondo Meningkat

BeritaNasional.id – SITUBONDO JAWA TIMUR – Siswa dan guru tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah tingkat atas (SMA) di Kabupaten Situbondo yang terpapar Covid-19, angkanya semakin meningkat. Hingga saat ini, jumlah para siswa dan guru, satpam serta penjaga sekolah yang terpapar Covid-19 sebanyak 46 orang yang tersebar di 16 sekolah tingkat SD dan SMP serta SMA di wilayah Kabupaten Situbondo, Jumat (18/2/2022).
Keterangan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Drs. H. Syaifullah MM, saat rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 bersama Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Situbondo yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Situbondo.
Pemaparan yang disampaikan Sekda Syaifullah, dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo dan Forum Pimpnan Daerah Kabupaten Situbondo, Camat serta Kepala Puskesmas tersebut, menerangkan para siswa yang terpapar Covid-19, angkanya terus mengalami peningkatan. “Jumlah total per tanggal 17 Februari 2022 siswa, guru dan satpam terpapar Covid-19, sebanyak 46 orang,” terang Syaifullah.
Dari 16 sekolah yang siswa dan gurunya terpapar positif Covid-19 itu, sambung Syaifullah, diantaranya SDN 1 Dawuan satu orang, SDN 2 Dawuan satu orang, SD Imanuel satu orang, SMPN I Situbondo sebanyak 12 orang, SMPN 3 Situbondo sebanyak 1 orang, SMPN 5 Situbondo satu orang, SMP Imanuel sebanyak 3 orang, SDN 3 Wonorejo sebanyaak 6 orang, SDN 1 Wonoreko satu orang.
“Di SMPN 1 Banyuputih satu orang, SDN I Jangkar 4 orang, SDN 4 Jangkat 2 orang, SMPN 3 Besuki satu orang, SDN I Besuki 3 satu orang dan SDN 2 Sumberanyar 5 orang serta SDN 1 Kalianget satu orang. Dari 16 sekolah yang ada siswa dan guru terpapar Covid-19 itu, pembelajarannya dilakukan secara daring,” kata Syaifullah.
Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya SH mengatakan, untuk memutus mata rantai terjadinya lonjakan angka penyebaran Covid-19 ini, maka solusinya vaksinasi anak yang capaianya masih rendah harus digencarkan. “Kami tidak ingin anak sekolah terus terpapar virus corona ini. Untuk itu, mari kita bersama-sama gencarkan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun,” ujar AKBP Andi Sinjaya.
Ditempat yang sama, Bupati Situbondo, Karna Suswandi dalam sambutannya mengatakan bahwa, peningkatan capaian vaksinasi bagi lansia luar biasa. Sebab, pada bulan Januari capaian vaksinasi lansia ada di level 38 di kota dan kabupaten se Jawa Timur. Tapi, berkat kerja keras semua pihak, maka sekarang angka vaksinasi lansia sebanyak 63.10 persen dan saat ini diurutan nomor 5 se Jawa Timur.
Atas capaian vaksinasi lansia yang menduduki urutan ke lima se Jawa Timur, Bupati Situbondo kinerja Kapolsek, Camat dan Kepala Puskesmas serta Danramil yang bekerja keras untuk menaikkan vaksinasi lansia ini.
Tak hanya itu yang disampaikan Bupati Situbondo saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi percepatan vaksinasi. Namun dia juga menjelaskan bahwa, kasus aktif Covid 19 di Kabupaten Situbondo update tanggal 18 Februari 2022 mencapai 412. “Peningkatan penyebaran Covid-19 ini harus menjadi perhatian kita bersama.
“Kenapa pasien Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian kita bersama? Sebab, pembiayaan rumah sakit tidak sama dengan pembiayaan Covid yang lalu. Sekarang, masyarakat yang terpapar Covid-19 yang masuk rumah sakit hanya dibiayai beberapa hari saja. Jadi, setelah mendingan pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit harus keluar,” jelasnya.
Oleh karena itu, sambung Bupati Situbondo, bagi pasien Covid-19 yang hampir sembuh menjalani perawatan di rumah sakit dapat melanjuti perawatan isoman atau menjalani isoter. “Harapan saya, para camat agar memerintahkan kepala desa dan kapolsek serta danramil terus mengawasi orang orang yang dinyatakan positif Covid-19. Karena penyebaran Covid-19 di semua kecamatan sudah mulai ada. Saya juga minta petugas kesehatan memberikan obat obatan bagi yang isoman,”pungkas Bupati Karna. (***)



