Daerah

Wabup Situbondo Salurkan Santunan Jaminan Kematian BP Jamsostek Pada Ahli Waris

BeritaNasional.ID, SITUBONDO – Wakil Bupati Situbondo Ir. H. Yoyok Mulyadi MSi didampingi Camat Kendit, Sigit Susetyo Raharjo, S.STP, MSi, Kepala Desa Klatakan Yoyok Hermanto, staf Kecamatan Kendit, perangkat Desa Klatakan dan H. Bisri Yusmadi, selaku Kepala Kantor Perintis BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo,
menyerahkan santunan jaminan kematian dari BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan Kantor Perintis Kabupaten Situbondo kepada ahli waris almarhum Abdul Arifin, Rabu (12/2/20). Almarhum merupakan perangkat Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.

Penyerahan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiunan dari program BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlangsung di Kantor Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.

Wabup Yoyok menjelaskan, bahwa Jaminan sosial dari BPJS Ketenegakerjaan itu diserahkan kepada istri almarhum Abdul Arifin, perangkat Desa Klatakan sebesar Rp. 24.000.000, Jaminan Kematian, Rp.1.337.120, Jaminan Hari Tua dan pendapat Jaminan Pensiun Rp. 350.700 per bulan.

“Semoga uang santunan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diterima istri almarhum Abdul Arifin bermanfaat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya,” ujar Wabup Yoyok Mulyadi.

Wabup Yoyok juga mengatakan, langkah yang diambil Kepala Desa Klatakan dengan mengikutsertakan perangkat desanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, merupakan langkah yang tepat dan patut di tiru oleh seluruh kades di Kabupaten Situbondo.

“Saya berharap seluruh kepala desa yang berada di Kabupaten Situbondo bisa mengikuti jejak Kepala Desa Klatakan dengan mendaftarkan perangkat desanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klatakan Yoyok Hermanto, juga mengatakan, keikutsertaan perangkat desanya menjadi peserta BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan, tidak lain untuk melindungi mereka agar merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan tugas tugasnya sebagai perangkat desa.

“Ada 18 perangkat desa yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini penting dilakukan agar mereka terlindungi dan tidak mempunyai beban apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” jelasnya.

Selain itu Kades Klatakan ini juga berharap semua guru ngaji di Desa Klatakan bisa ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya juga ingin mengikutsertakan para guru ngaji di Desa Klatakan dengan menggunakan Dana Desa atau Dana Alokasi Desa. Namun demikian, saya masih melihat apakah DD dan ADD bisa digunakan untuk membayar iuaran BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Kades Yoyok.

Kades Yoyok juga menjelaskan, manfaat dari jaminan sosial BPSJ Ketenagakerjaan ini sangat berguna dan meringankan beban hidup keluarga yang ditinggalkan apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan.

Di lain pihak, H. Bisri Yusmadi Kepala BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Kantor Perintis Situbondo menyampaikan, pihaknya akan terus memberikan pelayanan yang terbaik, tepat waktu dan komitmen untuk para peserta BP Jamsostek yang ada di wilayah Kabupaten Situbondo.

“Program BP Jamsostek adalah program milik negara yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019. Alhamdulillah, hari ini BP Jamsostek melalui Bapak Wakil Bupati Situbondo telah menyalurkan hak atau santunan kematian kepada ahli waris almarhum Abdul Arifin perangkat Desa Klatakan,” ujar Bisri Yusmadi.

Dijelaskan Bisri Yusmadi, bahwa penyerahan santunan jaminan sosial BPJamsostek bukan hanya diberikan kepada almarhum Abdul Arifin perangkat Desa Klatakan saja, tetapi jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiunan juga diberikan kepada ahli waris almarhum Yasto perangkat Desa Gadingan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo.

“Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan yang diterima ahli waris almarhum Yasto, antara lain Jaminan Kematian Rp. 24.000.000,- Jaminan Hari Tua Rp. 863.397,- dan Jaminan Pensiunan Rp. 453.770,” pungkasnya. (Sony) 

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close