PHT Milyaran Rupiah Mangkrak, Pemkab Bondowoso Lakukan Kajian

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Itulah akibatnya jika perencanaan suatu bangunan tidak melibatkan stakeholder terkait. Walaupun nilainya milyaran rupiah, sama sekali tidak menambah manfaat, justeru sebaliknya.
Bangunan tersebut adalah Pasar Hewan Terpadu (PHT) di Desa Locare, Kecamatan Curahdami. Pasar tersebut sejak diresmikan hingga saat ini tidak ditempati. Pasalnya para pedagang, utamanya pedagang sapi enggan menempatinya.
Pasar tersebut terlihat sangat kumuh dan jika pada malam hari kemungkinan digunakan untuk tempat berbuat mesum. Terbukti banyak kondom berserakan di sela-sela ilalang yang tumbuh menjamur.
Bukan hanya itu, tulisan-tulisan tidak senonoh di seluruh dinding menambah jijik yang melihatnya. Sejumlah fasilitas, mulai dari kaca jendela, kamar mandi, kantor petugas, Musolla, tempat tambatan sapi hingga fasilitas lainnya terlihat rusak semua.
Para petugaspun enggan ngantor di PHT yang pembangunannya menghabiskan anggaran hingga milyaran rupiah ini. Yang terlihat ada kegiatan hanya di Rumah Potong Hewan (RPH) saja. Itupun jarang-jarang.
Zainudin, warga Desa Locare Kecamatan Curahdami yang kadang melintas di PHT mengaku turut prihatin. Apalagi di malam hari, sangat mencekam dan menakutkan. Jika di siang hari, kadang ada aktivitas di RPH.
“Kalau saya melintas di malam hari di PHT sedikit ngeri, karena disamping lampunya mati, juga sangat menyeramkan. Kalau di siang hari, kadang ada kegiatan di penyembelihan sapi di RPH,” jelasnya.
Dikonfirmasi terbengkalainya PHT, Pj Sekda Bondowoso, Fathur Rozi, mengatakan sudah menjadi pembahasan serius. Pedagang sapi dan masyarakat enggan ke PHT karena karena akses transportasi sulit dan belum ada sistem pendukung yang memadai.
“Tim sudah mengkajinya, terutama penolakan pedagang sapi untuk menempati PHT. Juga mengkaji kemungkinan-kemungkinan penyebab yang lain. Ini merupakan PR Pemkab Bondowoso,” kata Rozi, sapaannya.
PHT dibangun pada tahun 2017, dengan anggaran milliaran rupiah. Setelah diresmikan, Pemkab melakukan relokasi pedagang sapi dari pasar hewan di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso ke PHT, bahkan sudah melakukan uji coba, namun pedagang sapi menolaknya.
(Syamsul Arifin/Bernas)



