DaerahHeadlineJawa TimurSitubondoTMMD

TMMD ke-127 di Situbondo, Seragam Loreng Menyatu Dengan Peluh Warga Bangun Jalan ke Kebun Kopi

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Seragam loreng hijau yang identik dengan kedisiplinan militer kini tak lagi tampak kaku. Di Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, para prajurit justru terlihat menyatu dengan warga, bekerja bersama di bawah terik matahari dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Sabtu (7/3/2026).

Program TMMD yang digelar oleh Kodim 0823/Situbondo ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama masyarakat bahu-membahu membuka sekaligus memperbaiki akses jalan menuju perkebunan kopi milik warga.

Sejak pagi hari, suasana gotong royong sudah terasa. Prajurit TNI, perangkat desa, dan masyarakat setempat bekerja bersama mengangkat batu, meratakan tanah, hingga memperlebar jalur yang selama ini menjadi akses utama menuju kebun.

Bagi warga Dusun Plampang, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga harapan baru bagi kehidupan mereka.

Jalan yang sebelumnya sempit dan sulit dilalui kini mulai terbuka. Akses yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar aktivitas pertanian, khususnya bagi para petani kopi yang setiap hari harus mengangkut hasil panen dari kebun menuju permukiman.

Selain mempermudah mobilitas, perbaikan jalan juga diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Kalau jalannya bagus, hasil panen bisa lebih mudah dibawa keluar. Biaya angkut juga lebih ringan,” ujar salah satu warga yang ikut bergotong royong di lokasi.

Semangat kebersamaan tampak jelas di setiap sudut lokasi pekerjaan. Tanpa memandang latar belakang, seluruh elemen masyarakat bekerja dengan satu tujuan yang sama: membangun desa agar lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Salah satu anggota Satgas TMMD, Sertu Andi Rahman, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam program tersebut bukan hanya untuk membangun fisik desa, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Menurut dia, TMMD menjadi ruang bagi TNI untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga di daerah.

“Melalui kegiatan TMMD ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Pembangunan jalan ini diharapkan bisa memberi manfaat besar bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian,” kata Andi.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang terbangun selama kegiatan TMMD menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan desa.

Di sela-sela pekerjaan, terlihat para prajurit dan warga saling bercanda sambil tetap fokus menyelesaikan tugas. Peluh yang menetes seolah menjadi simbol kebersamaan yang menyatukan mereka dalam satu tujuan.

Bagi warga Dusun Plampang, kebersamaan tersebut menjadi pemandangan yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran TNI tidak hanya membantu membangun jalan, tetapi juga menumbuhkan rasa optimisme bagi masyarakat.

Dari jalan yang mulai terbuka itu, harapan pun ikut tumbuh. Warga berharap akses baru menuju kebun kopi dapat mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memperluas peluang ekonomi di desa.

TMMD ke-127 di Situbondo menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada anggaran atau program pemerintah semata. Lebih dari itu, kemajuan desa lahir dari kerja sama, kebersamaan, dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Karena dari desa yang kuat, masa depan yang lebih baik bagi negeri dapat dibangun bersama.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button