Ragam

Tersumbat Sampah, Saluran Air Meluber Masuk Rumah Warga

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Melubernya air dari saluran air di Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur akibat hujan deras membuat warga berhamburan ke luar rumah, Kamis (28/12/17). Pasalnya luberan air tersebut sampai masuk ke rumah warga.

Warga pun beramai-ramai mengantisipasi agar luberan air tidak semakin membesar. Salah satunya dengan membersihkan sampah-sampah yang menyumbat di gorong-gorong yang ada di depan rumah mereka.

Salah seorang warga bernama Basuki (45) berharap, agar warga yang berada di hulu sungai tidak membuang sampah di saluran air.

“Tolonglah warga yang ada di hulu jangan membuang sampah sembarangan. Karena bisa menyumbat gorong-gorong di sepanjang saluran. Kalau hujan deras akibatnya seperti ini. Air meluber hingga masuk ke rumah warga,” lontarnya.

Terlebih, tambahnya, kondisi saluran air didesa tersebut dinilai kurang memadai. Sehingga saat terjadi hujan deras, saluran tersebut tidak mampu menampung debit air yang ada. Belum lagi adanya sumbatan sampah yang menumpuk di beberapa tempat.

Akibat terjadinya luberan air tersebut, warga sangat berharap pihak pemerintah bisa segera melakukan antisipasi dengan memperbaiki saluran drainase dengan kapasitas yang memadai.

“Kami sangat berharap pemerintah desa maupun kabupaten untuk membangun saluran drainase di depan lapangan sampai pertigaan Dusun Krajan. Supaya saat hujan deras air bisa lancar dan tidak meluap ke jalan poros. Takutnya jalan aspal bisa rusak,” harap Basuki.

Sementara Jogotirto Junaidi berharap agar masyarakat tidak saling menyalahkan. Lebih baik bekerjasama saling gotong royong membersihkan tumpukan sampah agar saluran air bisa lancar kembali.

“Yang jelas pihak desa sudah mengajukan proyek drainase tersebut ke pemerintah daerah Banyuwangi. Kemungkinan tahun depan bisa terealisasi,” pungkasnya. (Jaenudin)

Caption : Situasi saat air naik dan masuk ke rumah warga

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close