Sumatera

Sukses Bercocok Tanam Cabai Rawit di Polybag

BeritaNasional.ID Medan – Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif. Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun di pekarangan rumah.

Seperti pekarangan rumah Johan Kristian Ginting yang terletak di Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan dipenuhi tanaman cabai rawit yang ditanam di dalam ratusan polybag hitam.

“Semuanya ada 268 polybag, yang ditanam ya cabai rawit. Menanamnya di sekitar rumah saja, pokoknya ada tempat buat polybag,” kata Johan saat ditemui di lahan cabai rawitnya.

Johan mulai menanam cabai rawit sejak pandemi Covid-19, sekitar 1 tahun yang lalu.

Dalam seminggu bisa menghasilkan 15 Kg cabai rawit. Hasil kebunnya ia jual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Ini bisa kita bilang panen seminggu sekali ini kalau kita rata-ratakan sekitar 15 kg dalam perminggunya, tapi dalam sebulannya 60 kg. Dengan jumlah tanaman yang kita tanam 268 pohon cabai rawit di dalam polybag,” katanya.

Johan mengatakan untuk perawatan yang utama dalam bercocok tanam cabai rawit di dalam polybag penyiramannya dilakukan rutin dua kali dalam sehari.

(Kiel)

 Save as PDF

Facebook Comments

Show More

Related Articles

Back to top button