Daerah

Ada Kejanggalan Laporan Rekapitulasi Penggunaan Anggaran KNPI Parepare

BERITANASIONAL.ID, PAREPARE__Laporan Rekapitulasi Penggunaan Anggaran  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Parepare Tahun Anggaran 2015-2016 yang nilainya mencapai Rp.590 juta, dipertanyakan sejumlah pihak, termasuk tokoh pemuda di Parepare.

Pasalnya penggunaan dana hibah APBD Kota Parepare tersebut disinyalir banyak kejanggalan dan tidak transparansi. Hal ini diungkap salah satu tokoh pemuda di Kota Parepare, Azhar Zulfurqan, Kamis (10/5/2018).

“Dalam waktu dekat ini, akan kami rampungkan konstruksi pelaporannya dan akan kami serahkan ke Pak Kapolres,” janji Pengacara Muda ini.

Azhar menjelaskan, saat rekap penggunaan anggaran KNPI tersebut beredar pada Juli 2017 lalu, memang telah timbul kecurigaan dengan kejanggalan laporan yang dibuat.

Dia menambahkan, dirinya diminta oleh salah seorang mantan pengurus KNPI (SM), agar didampingi ke Polres Parepare untuk menyerahkan berkas rekapitulasi penggunaan anggaran KNPI Parepare TA 2015-2016, beberapa hari setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Parepare pada Juni 2017 lalu, di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Pemkot Parepare.

Dari 5 (lima) pejabat Pokja ULP yang terjaring OTT saat itu, salah satunya Ketua KNPI Parepare, Mustadirham.

“Beberapa hari setelah OTT terjadi dan Ketua KNPI Parepare ikut terjaring, saya diminta dari salah seorang mantan pengurus KNPI (SM) agar ditemani ke Polres untuk menyerahkan berkas rekap penggunaan anggaran KNPI tahun 2015-2016,” terang dia.

Sekadar diketahui, saat laporan rekapitulasi penggunaan anggaran organisasi ini beredar, Ketua KNPI menghadapi masalah hukum, terkena OTT oleh Tim Saber Pungli Polres Parepare dan telah menjadi tersangka selama kurang lebih 10 bulan lamanya.(*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close