Daerah

Ramai Keluhan Tagihan Listrik Melonjak, Nasim Khan Minta PLN Transparansi Tagihan

BeritaNasional.ID , SITUBONDO – Protes masyarakat terkait lonjakan tagihan tarif listrik pada bulan mei menghiasi berbagai media sosial tanah air termasuk di kabupaten Situbondo. ramainya protes pelanggan tersebut menjadi perhatian Nasim Khan anggota Komisi VI DPR RI.

Menyikapi keluhan masyarakat itu, Nasim Khan mengaku sudah meminta Kementerian BUMN agar bisa merelaksasi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) agar terbuka dan transparansi segala hal terhadap pelanggan. Rabu 10/6/2020.

‘Kita sudah kroscek kepada PLN, pihak PLN menyampaikan beberapa masalah diantaranya, sekitar dua bulan ini pengecekan manual tidak dilakukan karena pademi covid sehingga membengkak, apapun itu problem PLN kita meminta agar ada transparansi pencatatan tagihan oleh pihak PLN terhadap pelanggan, informasi kepada pelanggan inilah yang belum kita lihat, dilakukan oleh PLN,” tutur politisi dari Partai PKB.

Wakil rakyat yang juga mantan Aktor itu juga menilai selama ini PT PLN kurang terbuka terhadap pelanggan.

“Sebagai perusahaan yang menguasai public service harusnya PT PLN dapat membuka diri untuk dialog dua arah, membuka informasi seluas mungkin untuk masyarakat,” pintanya.

Disisi lain Nasim Khan mengatakan penggunaan listrik rumah tangga selama PSBB dan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) tidak disadari sepenuhnya oleh masyarakat sebagai salah satu faktor timbulnya lonjakan tagihan listrik

“Selama PSBB, banyak yang melakukan WFH, pelanggan tidak sadar jika itu melebihi kebiasaan pemakaian listrik, kita berharap kedepan PLN melakukan digitalisasi karena selama ini masih manual pengecekan meteran pasti sering terhambat dan terkendala kendala,” pungkas Nasim.

Nasim Khan juga berjanji akan membawa keluhan masyarakat terkait lonjakan kenaikan tagihan tarif listrik tersebut ke rapat DPR RI, agar menjadi perhatian Menteri BUMN dan sekaligus memberi catatan terhadap PT PLN.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close