Daerah

Yusri Sahabat Penyu Wisata Pantai Mampie Terpilih Ketua Asosiasi Penggiat Wisata Kab Polman

image_pdf

Polman Sulbar .MAJALAH MILITER — Dinas Pemuda Olaha Raga dan Pariwisata menggelar Forum.pembentukan komunitas pelaku usaha Pariwisata , bertempat Cafe dan Resto Beru -beru jalan H.A.Depu Polewali Kec Polewali Kab Polman Sulbar , kegiatan pembentukan komunitas ini dibuka oleh Kabid Usaha Pariwisata Baso Mattunrung yang dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri dari kelompok Sadar Wisata , Pengusaha Rumah makan , Pengusaha Hotel dan penginapan , Pengusaha cafe , pengusaha Travel dan Jurnalis .

Pembemtukan forum komunikasi berlangung selama 3 hari dari tanggal 29 sd 31 Oktober 2018 , dengan menghadirkan nara sumber dari penggiat wisata Bahari Pantai Mampie Yusri . Pembentukan Forum Komunikasi dalam melakukan pemilihan stuktur pengurus dan keanggotaan Forum yang nantinya akan menjadi mitra kerja Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata dalam pengembangan wisata di Polman , berlangsung alot meski diwarnai keritikan dari para peserta dan mengantarkan Yusri Penggiat Wisata Bahari Pantai Mampie Sahabat Penyu sebagai Ketua Forum Komunikasi yang dipilih oleh para pelaku wisata serta menyepakati nama Forum Komunitas adalah Asosiasi Penggiat Wisata Kab Polman .

 

Plt Dinas Olah Raga Dan Pariwisata Mustari Mula disela- sela kegiatan kepada media mengatakan kegiatan pembemtukan Forum ini merupakan ide dari Bidang Usaha Dispar yang didalamnya ada kemitraan lembaga , dimana dalam mengembangkan kepariwisataan harus melibatkan semua multi stecholder baik pemerintah , masyarakat , pelaku dan penggiat wisata . Asosiasi yang telah dibentuk ini nantinya akan menjadi mitra Dinas Pariwisata dalam mengembangkan wisata di kab Polman , dan Asosiasi ini nantinya harus dapat membaca gejolak permasalahan maju atau mundurnya suatu objek wisata di Polman , pihak Pariwisata dalam hal ini Bidang Usaha juga telah mempasilitasi kantor Tourishen Information Centher jadi sekretariat bagi Asosiasi yang baru terbentuk beralamat di Sappoang kec Binuang tepatnya berdampingan objek wisata Jembatan Pelangi terang Mustari Mula .

Demgan terbentuknya Asosiasi penggiat Wisata melalui Forum Komuniasi , kami harap perkembangan kepariwisataan di kab Polman akan lebih berkembang dan dapat menambah nilai jual sampai kemanca Negara , terlebih para pelaku usaha , penggiat wisata yang jauh sebelumnya memang telah memiliki Organisasi seperti PHRI , ASITA lanjut Mustari Mula , Dinas Pariwisata menargetkan Istimasi kunjungan wisata di Polman sebanyak 320 wisatawan dan saat ini telah mencapai 310 Senusantara dan kami yakin dapat melampau target terlebih didalam RPJMD Bupati bahwa wisatawan Nusantara 320 dan wisatawan manca negara 90 orang wisatawan jelas Musatari , lebih lanjut Mustari mengatakan Wisata yang paling banyak dikunjungi adalah Wisata Alam jumlah kunjungan meningkat pada saat musim Liburan yakni Liburan Natal dan Tahun Baru , Musim Buah , jelang liburan panjang anak sekolah , , liburan jelan bulan Suci Ramadhan , dan setelah bulan Suci Ramadhan , serta hari libur Nasional .

” terdapat 8 objek wisata Unggulan dikab Polman yakni Wisata Alam terdapat di kec Binuang , wisata Bahari terdapat di Pantai Pasir Putih , Pantai Palippis dan Pantai Mampie Sahabat penyu , wisata Budaya berupa atraksi seperti Kuda Menari , musik tradisi , pagelaran seni , wisata minat khusus berupa jelajah alam melalui touring , wisata Religi terdapat di Mesjid Lapeo dan Batetangnga sedang wisata Unggulan yang terjual ke manca Negara ada 5 S yakni Sandeq , Sayyang Pattuddu , Sunshet , Sutra dan Situs ” jelas Mustari . Jadi dengan terbentuknya Asosiasi penggiat wisata kedepannya dapat memberikan inopasi -inopasi baru dalam menumbuh kembangkan kepariwisataan , menjadi alat komunikasi kepemerintah tentang sejauh mana kendala dan permasalahan yang ada pada objek – objek wisata , tutup Mustari . (Wahyuni).

Show More

Related Articles

Close