Makassar

Bantu Penanganan Covid-19, PMI Sulsel Semprotkan Disinfektan di Lapas Kelas I Makassar

BeritaNasional.ID, Makassar – Menanggulangi penularan wabah Covid-19 atau virus corona disejumlah daerah di kota Makassar, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan kembali melakukan penyemprotan Disinfektan di beberapa lokasi, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.

Rabu (8/7/20) pagi, sepuluh petugas PMI telah dikerahkan menyeprotkan seluruh bagunan Lapas Kelas I Makassar, dari area kantor hingga pada blok hunian warga binaan Lapas. Robianto menyebutkan penyemprotan ini sebagai upaya pencegahan Covid-19.

“Terus-menerus kita upayakan pemutusan rantai covid-19 ini, alhamdulillah atas kerjasama yang baik sampai hari ini PMI Provinsi Sulsel telah melaksanakan penyemprotan ke-3 kalinya secara menyeluruh ke ruang perkantoran dan 9 blok beserta ruang kegiatan kerja di Lapas Kelas I Makassa,” ucap Robi.

Penyemprotan Disinfektan ini diawasi langsung oleh Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Sulsel, Musyafir AN, beliau menyampaikan akan memberikan fasilitas bilamana Lapas Kelas I Makassar masih membutuhkan penyemprotan kembali.

“Selaku penugasan pencegahan ini sudah ke tiga kalinya kami masuk, namun dalam proses kedepannya kami tidak langsung masuk menyemprotkan namun memberikan fasilitas kepada lapas, mungkin hari jumat akan kami lakukan penyemprotan ulang kembali,” ucapnya.

Lebih lanjut, Musyafir menjelaskan bahwa cairan disinfektaan yang disemprotkan mengandung lisol, dan kreolin yang digunakan untuk mensterilkan benda-benda dari pertumbuhan kuman dan bakteri serta virus.

“Namun pada cairannya ini kita berikan cairan yang beda-beda jadi untuk didalam lapas mungkin diberikan wepol dan diluar lain lagi,” lanjutnya.

Memerangi penularan virus Corona ini, warga binaan juga diminta untuk selalu menjemurkan diri di bawah terik matahari mulai dari jam 9 pagi sampai jam 12, terlihat usai penyemprotan cairan disinfektan warga binaan lapas berbondong-bondong menjemurkan alas tidur di bawah terik matahari. (*)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close