DaerahJawa TimurSitubondoTNI Dan Polri

Kisah Haru Sertu Buarto, Anak Yatim Menjadi Babinsa Situbondo Terbaik di HUT TNI ke-75

BeritaNasional.ID ,SITUBONDO – Sertu Buarto Babinsa Desa Talkandang amggota Koramil Kota 01/0823 Situbondo mendadak menjadi pusat perhatian pasca di dapuk sebagai Babinsa terbaik saat acara tasyakuran HUT TNI ke-75 di Makodim 0823 Situbondo. Senin 5/10/2020

Berkat Jiwa patriotismenya membela Tanah Air, ikhlas dalam melayani masyarakat, pria 50 tahun itu berhasil membuat maju desa binaannya sehingga mendapat berbagai penghargaan.

Tak banyak yang tahu di balik keberhasilannya menjadi anggota TNI, ternyata Sertu Buarto dibesarkan dan menimba ilmu di Panti Asuhan Daarul Aytaam yang terletak di JL Talkandang, RT 001 RW 05, Talkandang, Karangasem, Patokan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo.

“Sejak usia 7 tahun saya berada di panti asuhan Darul Aytam sebagai anak yatim hingga lulus sekolah SMA, kemudian di tahun 1990 saya mencoba mendaftar TNI melalui Kodim 0823 Situbondo hanya dengan modal nekat dan saya gagal,” Papar Sertu Buarto mengawali kisahnya.

Pada tahun 1991 Buarto muda kembali mendaftar namun kembali gagal, kegagalan tersebut tak membuat dirinya patah semangat meski cibiran cemohan ditimpakan padanya, hingga pada pendaftaran gelombang kedua di tahun 1991 dirinya kembali mendaftar dan berhasil.

“Saat dua kali gagal, banyak orang – orang yang mencibir dengan ucapan jika tidak punya mana bisa diterima, dalam tangis saya terus berdo’a semoga Allah memudahkan langkah saya, alhamdulilah pada akhirnya bisa diterima sebagai calon Tentara,” Ucapnya.

Setelah menjalani Pantukir dan mengikuti pendidikan selama 7 bulan di Magetan, Buarto bertugas di 512 Malang selama 18 tahun, hingga kw.udian pindah tugas di Kodim 0823 Situbondo.

“Setelah 18 belas tahun, pindah tugas ke Situbondo di Koramil kota dan sebagai Babinsa didesa Talkandang hingga sekarang sudah 10 tahun, yang paling berkesan saat dinyatakan lulus sebagai anggota TNI, kami kabari panti asuhan melalui wesel pos, ternyata saya dikirim uang 75 ribu untuk tambahan kebutuhan sehari – hari oleh pengurus panti asuhan,” Beber Buarto dengan mata berkaca – kaca mengenang masa lalunya.

Selain menjadi Babinsa, Sertu Buarto juga mengabdikan dirinya sebagai petugas keamanan dan diminta menjadi pengurus di Panti Asuhan Daarul Aytaam tempatnya dibesarkan,”Saya orang pertama, alumni panti asuhan Daarul Aytaam yang lulus menjadi seorang TNI, selain saya mengabdi untuk negara kini saya juga mengabdi di panti asuhan yang telah membesarkan saya,”Ujarnya lirih.

Berkat dedikasi tinggi dan berbagai prestasi tepat diusianya yang ke 50 (tahun 2020) dirinya mendapat hadiah Umroh dari Kodam V Brawijaya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close